Minggu, 12 April 2026

Video

VIDEO: Bangunan RS SK Lerik Jangan hanya Gambarnya yang Bagus

Pembangunan Rumah Sakit (RS SK Lerik) yang sudah direncanakan harus sama dengan gambar.

Penulis: Hermina Pello | Editor: omdsmy_novemy_leo

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pembangunan Rumah Sakit (RS SK Lerik) yang sudah direncanakan harus sama dengan gambar. Jangan sampai hanya gambar yang bagus tapi kenyataannya tidak sama dengan gambar

Walikota Kupang, Jonas Salean, SH, MSi pada acara presentasi perencanaan pembangunan RS SK Lerik tahap pertama di ruang pertemuan lantai dua kantor walikota Kupang, Selasa (25/8/2015). Presentasi ini dibawakan oleh tim leader dari PT Titi Matra Tujutama, D Anas RA.

Pembangunan gedung RS SK Lerik tahap pertama ini dengan dana Rp 30 miliar dari pemerintah pusat. Dana tersebut digunakan untuk membangun gedung dengan luas 3.400 meter persegi terdiri dari tiga lantai.

Lantai pertama untuk UGD, lantai kedua untuk persalinan dan lantai ketiga untuk ruangan ICU. Lokasi pembangunan akan dilaksanakan di tempat parkir yang berada di bagian depan. Untuk UGD sesuai permenkes, menurut D Anas RA, harus bebas dari hamabatan dan akses langsung ke jalan besar.

Pembangunan gedung direncanakan dalam waktu tiga bulan dan dengan menggunakan bahan-bahan fabrikasi sehingga diharapkan waktu 90 hari itu bisa diselesaikan dengan baik. Dan batas ruangan interior menggunakan metode partisi, struktur lantai dengan menggunakan boundek.

Menanggapi presentasi yang dilakukan, Walikota Kupang mengatakan pembangunan harus sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

"Jangan sampai hanya gambarnya saja yang bagus tapi bangunannya tidak bagus. Kalau bisa warna bangunan juga sama dengan perencanaan. Waktu pelaksanaan tiga bulan ini sangat mepet sehingga butuh kerja keras.

Kadis PU, ini pekerjaan besar yang harus diselesaikan dengan baik. Ini proyek yang besar dan kita sudah lama berjuang untuk ini," ujarnya.

Sementara Wakil Walikota meminta agar bahan yang digunakan untuk tembok khususnya untuk eksterior sebaiknya bahan yang tahan kotor karena di banyak rumah sakit, tembok UGD kotor.

Salean mengungkapkan untuk peralatan mendukung pembangun gedung tersebut, ada dana DAK sebesar Rp 15 miliar.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved