Pendeta Benyamin: Sia-siakan Berkat, Dosa Yang Paling Besar
Ketua Forum Kearifan Lokal Tafena Kuan, Pendeta Willem Benyamin, berpendapat masih adanya dana Silpa TA 2013 sebesar Rp 135.494.287.064,40 miliar mena
Laporan Wartawan Pos Kupang, Julianus Akoit
POS KUPANG.COM, OELAMASI -- Ketua Forum Kearifan Lokal Tafena Kuan, Pendeta Willem Benyamin, berpendapat masih adanya dana Silpa TA 2013 sebesar Rp 135.494.287.064,40 miliar menandakan kinerja staf Bupati Kupang sangat buruk.
"Sisa uang yang besar itu, sebetulnya berkat dari Tuhan yang sangat besar. Dan berkat itu harus dimanfaatkan, dibagi-bagikan lewat pelaksanaan program pembangunan yang strategis. Jika tidak dimanfaatkan, itu dosa paling besar," jelas Pendeta Benyamin, Jumat (21/11/2014) pagi.
Pendeta Benyamin mengutip cerita Alkitab berupa perumpamaan tentang menggandakan talenta. Hamba yang dipercayakan tuannya untuk menggandakan talenta tetapi takut lalu gali lubang dan menguburkan talenta itu, harus dihukum berat.*