Selasa, 14 April 2026

Jelang Pelantikan Presiden

Relawan Wong Cilik Saweran Beli 25 Ribu Bungkus Nasi

Penyumbang tidak dipatok nilai sumbangannya, namun kenyataan, sumbangan terkecil adalah Rp 500 ribu. Dan dana terkumpul cukup fantastik, Rp 385 juta.

Editor: Benny Dasman

BEKERJA tanpa pamrih. Itulah yang dilakukan tim relawan Presiden Wong Cilik, pendukung Jokowi-Jusuf Kalla. Menjelang pelantikan presiden, Senin mendarang, para relawan ini berhasil mengetuk kemurahan hati sesama relawan yang memiliki bersedia menyumbang. Para relawan pun saweran dan terkumpul dana yang cukup untuk membelikan 25 ribu bungkus nasi.

Makanan tersebut akan dilengkapi buah dan minuman, kemudian dibagi-bagikan gratis pada saat pesta rakyat di kawasan Monumen Nasional (Monas) usai pelantikan Jokowi-JK, 20 Oktober nanti.

Uang ini bukan diperoleh dengan 'mengemis' kepada kaum kaya raya, konglomerat, maupun politisi yang mengincar jabatan politik di pemerintahan. Ketua Umum Relawan Presiden Wong Cilik Aminudin, mengatakan, dana tersebut dihimpur dari ribuan orang. Total jumlah penyumbang mencapai mencapai 1.250 orang. Penyumbang tidak dipatok nilai sumbangannya, namun kenyataan, sumbangan terkecil adalah Rp 500 ribu. Dan dana terkumpul cukup fantastik, Rp 385 juta.

"Satu relawan ada yang mengumpul satu juta, ada yang lima juta, ada yang 50 juta. Kami tidak mematok jumlah anggaran, tapi yang terkecil, menyumbangkan 500 ribu rupiah," kata Aminudin, kepada TRIBUNnews.com di Jakarta, Kamis (16/10) siang.

Pria yang akrab disapa Amin mengatakan latar belakang para penyumbang beraneka ragam. Ada pedagang, petani sawit, hingga usaha rental mobil." Tidak ada pejabat negara ataupun calon menteri yang menyumbang ini. Murni dari relawan," ujarnya.

"Kalau anggaran kami, para relawan, sumbangan secara pribadi. Kami tidak minta kepada pejabat-pejabat. Sumbangan spontan para relawan saja. Kami tidak menggunakan anggaran negara," kata Amin.

Dia mengatakan, sebagai rakyat, ingin berpartisipasi menyumbangkan makanan gratis sebanyak 25 ribu nasi bungkus. Nasi bungkus itu mereka pesan dari beberapa rumah makan dan warung makan tegal di sekitaran wilayah Jakarta.

Mereka memesan makanan itu antara lain dari rumah makan padang di daerah Cempaka Putih dan di Jalan Matraman Raya, Jakarta Pusat, warung nasi di Jalan Keramat Jati, tepatnya di pinggir jalan kawasan PGC Jakarta Timur. Rumah makan padang di Jalan Pasar Minggu Raya Jakarta Selatan, tepatnya sebelah polsek Pasar Minggu. Pesanan sebanyak 25 ribu bungkus tidak sanggup dilayani satu rumah makan, sehingga pemesanan dilakukan di banyak tempat.

Amin dan kawan-kawan pemesanan nasi sejak tanggal 1 sampai 5 Oktober. Pembayaran dilakukan saat hari raya Idul Adha, 5 Oktober silam. "Kami dari relawan Jokowi, presiden wong cilik ikut berpartisipasi dalam rangka pesta rakyat tanggal 20 Oktober," kata Amin.

Selain itu, pihaknya menyumbang sebanyak 5 ribu makanan riangan dan 10 ribu dos air mineral gelas. Mereka memesan dari Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sebanyak 50 peti buah jeruk yang dipesan dari Pasar Induk Keramatjati. Dalam satu peti berisi 16-20 kilogram buah. Untuk harga per petinya mereka beli Rp 1.250.000. Biaya transportasi tidak perlu keluar, karena air mineral akan diantar agen ke Monas, demikian pula buah.

Panitia telah berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta untuk mengerahkan 5 unit mobil pemadam kebakaran. Selain itu, relawan Presiden Wong Cilik menyumbangkan 20 tenda yang mereka beli dari Pasar Tanah Abang. Masing-masisng tenda berukuran 4x6 meter persegi. Tenda tersebut akan digunakan sebagai posko logistik kuliner, yang akan didirikan di kawasan silang halaman Monas.

Sebagian besar sumbangan tersebut akan diangkut menggunakan mobil kotak. Amin menuturkan ada sekitar 250 orang yang menjadi panitia inti pada aksi ini. Mereka berasal dari anggota relawan maupun non relawan.

Amin menjelaskan, alasan turut membantu pada kegiatan syukuran itu karena kecintaan mereka terhadap Jokowi. Mereka beralasan sumbangan itu pun dianggap muncul secara spontan karena rasa syukur Jokowi-JK yang akan dilantik memimpin negeri ini.

"Alasannya, kami terpanggil karena pilihan rakyat jokowi-JK. Jadi kami menyumbangkan sumbangan spontan rasa syukur beliau-beliau susah dilantik menjadi presiden," kata Amin.
Para relawan mulai mengumpulkan sumbangan sejak Jokowi-JK ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) 22 Agustus 2014 lalu. Lalu, seusai pelantikan itu, mereka bernazar atau berniat menyuguhi puluhan ribu bungkus makanan gratis.

"Kami berniat pada watu hari pelantikan, kami akan memberikan makan-makanan yang disebut di atas," kata Amin sembari menuturkan, pengumpulan uang berawal saat para relawan mengobrol saat kumpul-kumpul.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved