Breaking News
Rabu, 13 Mei 2026

PDAM Kabupetn Kupang Rayakan Ulang Tahun

Herman Musakabe dan Esthon Terima Penghargaan

Herman Musakabe dan mantan Wakil Gubernur NTT, Esthon Foenay, menerima penghargaan karena komitmennya dalam pembinaan olahraga di NTT.

Tayang:
Editor: Sipri Seko

Laporan Wartawan Pos Kupang, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- PDAM Kabupaten Kupang merayakan ulang tahun ke-27 pada Rabu (24/9/2014). Dalam syukuran ini, mantan Gubernur NTT, Herman Musakabe dan mantan Wakil Gubernur NTT, Esthon Foenay, menerima penghargaan karena komitmennya dalam pembinaan olahraga di NTT.

Acara syukuran diawali dengan ibadat bersama. Manajemen PDAM Kabupaten Kupang juga memberikan penghargaan kepada beberapa atlet berprestasi, penghargaan untuk pegawai teladan, pelanggan terbaik, penghargaan untuk tokoh NTT dan penyerahan bonus untuk para juara turnamen. Selain itu, juga diserahkan penyerahaan bantuan kepada para janda eks pegawai PDAM Kabupaten Kupang.

Herman Musakabe dan Esthon Foenay pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterima. Keduanya mengaku belum berbuat untuk kemajuan olahraga di NTT. Kedua mengatakan, masih banyak hal yang mesti dibenahi jika semua ingin olahraga di NTT sejajar dengan daerah lainnya di Indonesia.

Direktur Utama PDAM Kabupaten Kupang, Johanis Ottemoesoe, S.E, yang ditemui seusai acara, mengatakan, pihaknya merasa sangat bersyukur karena saat HUT ke-27 ini, mereka meraih prestasi sebagai PDAM tersehat di NTT. Prestasi ini diberikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI.

"Penghargaan ini diberikan setelah tim penilai melihat manajemen keuangan, operasional, sumber daya manusia dan dari aspek pelayanan. PDAM Kabupetn Kupang masuk dalam kategori sangat baik. Prestasi yang kami raih ini menjadi motivasi kami dalam merayakan HUT ke-27 ini, untuk berbuat yang lebih baik," ujarnya.

Dikatakan Johanis, ada dua hal langkah besar yang akan dilakukan dalam meningkatkan pelayanan yaitu menambah empat sumber mata air baru dan juga menerapkan jaringan sistem instalasi. Sumber mata air baru yaitu, sumur bor di Nasipanaf dengan potensi 19 liter per detik, sumur bor Penfui Timur dengan 8 liter per detik, sumber air Pola Tiga dengan potensi 15 liter per detik dan Air Oeba dengan potensi 15 liter per detik.

"Hal ini merupakan salah satu upaya kami untuk mengantisipasi musim kemarau di Kota Kupang yang cukup panjang. Rencananya akan mulai beroperasi pada Oktober ini," ujarnya.

Ia mengatakan, jaringan instalasi ini sendiri merupakan suatu sistem untuk mengontrol pelayanan mulai dari sumber air sampai ke pelanggan. "Melalui sistem ini, kami juga mampu kontrol tekanan air pada pipa dan juga memberantas pemasangan pipa liar. Pemasangan pipa air liar ini sangat mengganggu tekanan air di dalam pipa sehingga merugikan pelanggan kami," tegasnya. **

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved