Rabu, 15 April 2026

Jokowi Presiden Terpilih

Investor Menanti Kabinet Jokowi-JK

164 saham tercatat turun. Sementara 120 saham naik dan 106 saham stagnan. Adapun nilai transaksi hari ini mencapai Rp 5,35 triliun

Editor: Benny Dasman

Sepanjang pekan ini dan pekan lalu dolar AS bergerak di kisaran Rp 11.700-11.800. Pergerakan dolar AS masih tinggi karena keputusan MK waktu itu belum keluar.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Juda Agung berharap, pemerintahan baru mempersiapkan kebijakan di bidang ekonomi moneter. Ada beberapa catatan yang menjadi bahan rekomendasi kepada pemerintah baru. Namun, isu utama yang diangkat adalah perihal reformasi subsidi.

"Siapa pun tahu kalau subsidi di sektor energi BBM (bahan bakar minyak) dan listrik sudah sangat membebani negara. Jadi jalan satu-satunya adalah reformasi subsidi dengan melakukan realokasi (pengalihan) subsidi ke sektor lain seperti ke sektor infrastruktur," ujar Juda di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta.

Selain itu, Ia mendesak perbaikan reformasi struktural di sektor perdagangan ekspor dan impor. Apalagi, curent account masih defisit lantaran disumbang transaksi impor migas yang tetap tinggi. 

"Sehingga di sini yang harus direformasi," ungkapnya.

Ia menjelaskan, pemerintah baru mesti mendorong terwujudnya diversifikasi atau keanekaragaman energi di Tanah Air. "Kalau bisa didiversifikasi, maka ketergantungan minyak bisa dikurangi, impor minyak berkurang, ketimpangan neraca karena banyak impor minyak tadi juga bisa dikurangi," imbuhnya. (tribunnews/rif/kps)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved