Minggu, 12 April 2026

Pilpres 2014

Rachmawati Pertanyakan Konsistensi Surya Paloh soal Restorasi

Adik Megawati Soekarnoputri itu menuturkan, Surya Paloh pernah mengatakan bahwa

Editor: Dion DB Putra

POS KUPANG.COM, JAKARTA — Mantan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Rachmawati Soekarnoputri mempertanyakan konsistensi ucapan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh soal visi restorasi Indonesia. Dia juga mengkritik keputusan DPP Nasdem yang tidak berkomunikasi dengan Dewan Pertimbangan soal dukungan kepada Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam Pemilu Presiden 2014.

Adik Megawati Soekarnoputri itu menuturkan, Surya Paloh pernah mengatakan bahwa Nasdem menargetkan masuk dalam tiga besar Pemilu Legislatif 9 April lalu. Namun, target yang meleset tersebut dan dukungan kepada Jokowi-JK tidak dibahas dalam rapat pleno.

"Kalau konsisten dengan ucapan yang digembar-gemborkan Surya Paloh akan restorasi Indonesia, kalau tidak masuk tiga besar tidak akan bicara pencapresan, koalisi, dan akan menjadi oposisi. Sekarang konsistensi dan arahan ketua umum mana?" ujar dia saat jumpa pers di kediamannya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (6/8/2014).

Rachma menyebut, alih-alih konsisten dengan ucapannya, Surya justru mengadakan perjanjian dengan partai politik lain untuk menjajaki koalisi tanpa berkoordinasi dengan wantim. Dia mengatakan, keputusan Nasdem mendukung Jokowi-JK telah keluar dari garis perjuangan Partai Nasdem mewujudkan restorasi.

"Saya tanya soal konsistensi itu, tidak dijawab (DPP Nasdem)," ucap dia.

Dalam surat pengunduran dirinya, Rachma menyatakan: "Dewan Pertimbangan Partai Nasdem tanggal 2 Juli 2014 tentang koalisi mendukung Jokowi-JK telah terkoreksi melalui kajian politik hukum dan hukum politik, secara akademis dapat disimpulkan bahwa jauh panggang dari api untuk mewujudkan restorasi sebagai garis perjuangan Partai Nasdem, dan justru berputar terbalik, melindungi para koruptor dan melangkah mundur demi kepentingan asing yang mengancam keutuhan NKRI."

Sebelumnya, Nasdem menyebut memberhentikan Rachmawati sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem. Nasdem menilai, Rachmawati tidak sejalan dengan partai karena mendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dalam pemilu presiden.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved