Cuaca Buruk di NTT

Dihantam Gelombang, KM Embun Pagi Patah Kemudi dan Mesin Mati

Kapal motor (KM) Embun Pagi jurusan Palue-Maumere yang membawa 30 penumpang nyaris tenggelam di Tanjung Sada Watumana

Editor: Alfred Dama

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Kapal motor (KM) Embun Pagi  jurusan Palue-Maumere, Nusa Tenggara Timur  yang membawa 30 penumpang nyaris tenggelam di Tanjung Sada Watumana tepatnya di Laut Flores, Senin (20/1/2014) pagi.

Kapal yang berangkat dari Palue ke Maumere dihantan badai gelombang setinggi 4 meter yang menyebabkan kemudi patah dan mesin kapal mati.

Kapal sempat oleng tapi pemilik kapal langsung melakukan perbaikkan dan selamat sampai ke Maumere.

Penumpang yang panik sempat meminta bantuan Kantor Sar Maumere guna memberikan pertolongan. Namun Tim Sar dan BPBD Sikka tidak ke lokasi karena kemudi dan mesin kapal langsung diperbaikki usai kejadian.

Thomas Ratu Lobo, Koordinator Sar Maumere, kepada wartawan di Kantor Sar Maumere, Senin (20/1/2014) siang, menjelaskan, informasi tentang KM Embun Pagi dihantam badai diperoleh dari seorang penumpang kapal bernama Manto. Yang mana pagi itu, papar Thomas, Manto berlayar bersama kapal tersebut mau ke Maumere.

"Kapal berangkat dari Palue ke Maumere pagi hari sekitar pukul 04.00 wita. Saat di Tanjung Sada Watumanu yang merupakan pertemuan arus laut Palue dan Laut Flores kapal dihantam gelombang.Mesin kapal mati dan kemudinya patah. Penumpang kapal tersebut langsung mengontak kami sekitar pukul 08.30 wita. Ketika kami mau ke lokasi penumpang itu kembali mengontak kami kalau kapal sudah kembali jalan karena kemudi diperbaikki dan mesinnya sudah hidup kembali.Kami tetap akan menunggu sampai kapal tiba di Maumere," kata Thomas.

KM Embun Pagi yang tiba di Pelra Wuring akhirnya disambut Tim Sar Maumere pukul 12.30 Wita dengan membawa 30 penumpang.*

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved