MC, Tidak Sekadar Menyemarakkan Pesta
Seorang MC harus bisa menguasai panggung dalam arti bisa menciptakan suasana menyenangkan dalam pesta.
Penulis: omdsmy_novemy_leo | Editor: omdsmy_novemy_leo
Satu hal penting lain yang harus diperhatikan adalah Master of Ceremony alias MC atau si pemandu acara mumpuni. Seorang MC harus bisa menguasai panggung dalam arti bisa menciptakan suasana menyenangkan dalam pesta.
Pernahkah Anda mempunyai pengalaman buruk saat menghadiri suatu pesta. Di mana suasana pesta menjadi membosankan lantaran si MC tidak fokus bahkan tidak menguasai acara, bicaranya ngawur dan hal lainnya.
Tentu kondisi ini akan membuat tamu undangan alias audience bosan dan akhirnya meninggalkan acara meski belum selesai.
Karena itu, menjadi seorang MC harus memiliki kemampuan lebih agar bisa membawa audience kepada suasana yang menyenangkan. Dan, karena saat ini sudah sangat banyak masyarakat baik tua maupun muda dari berbagai latar belakang pendidikan di Kota Kupang dan NTT, berprofesi sebagai MC, maka Anda pun harus hati-hati saat memilih MC. Agar tidak 'salah' hadir dalam acara Anda.
Berikut ini diberikan berbagai tips seputar MC. Yakni tips bagaimana bisa menjadi MC yang baik sebagaimana dikutip dalam situs Mas Eshape. Dan, juga tips bagaimana memilih MC yang baik dan tepat untuk menyemarakkan pesta Anda.
* Syarat Menjadi MC yang Baik
1. Murah senyum, tapi bukan senyum murahan.
2. Pede, alias percaya diri dan bukan Pendidikan Djasmani.
3. Konsentrasi, selalu siap untuk berimprovisasi.
4. Menguasai urutan acara, bekerja sama dengan manager panggung.
5. Rajin membaca, tidak cukup hanya rajin menabung dan membantu orang tua, untuk meningkatkan kemampuan improvisasi
* Murah Senyum. Senyum yang tulus akan membuat orang lain tergetar dan otomatis akan membuat hadirin tenteram. Hal ini sangat menolong pembentukan suasana yang kondusif antara pengisi acara dan audience. Rumus senyum yang tulus adalah 2-2-7, bibir ditarik 2 cm ke kanan, 2 cm ke kiri dan lakukan selama 7 detik saja.
* Percaya Diri. Kita harus selalu berbaik sangka dengan apapun yang dihadapi dan itu harus ditunjukkan dengan sebuah penampilan yang penuh energi positif. Tampilah dengan senyum yang menunjukkan kepercayaan diri kita. Apapun yang terjadi selalulah tampil percaya diri, jujur dan jangan sekali-kali menggurui audience dengan sesuatu yang kita tidak yakin kebenarannya. Sampaikan saja yang Anda tahu dengan PD dan audience akan menghormati Anda. Berikan apresiasi kepada audience agar mereka bisa mendengarkan dengan baik apa yang Anda ucapkan. Dalam sebuah ruangan yang kacau balau, yakinlah pasti ada satu dua orang yang memperhatikan kita. Cari itu dan beri mereka senyum tulus, sehingga energi positif itu akan menular kepada mereka dan akhirnya ke ke seluruh audience di ruangan itu.
* Konsentrasi. Hal ini memang suatu hal yang tidak bisa ditawar lagi. Audience sangat peka terhadap yang satu ini. Kalau pembicaraan Anda sudah ngelantur, tidak fokus, maka artinya ada konsentrasi Anda yang sudah bolong-bolong. Tipsnya, tarik nafas panjang dan sadarkan diri Anda, bahwa konsentrasi sangat penting dipakai sebagai modal dasar untuk menjadi MC yang penuh improvisasi.
* Menguasai Urutan Acara. Apa jadinya kalau MC tidak menguasai susunan acara? Pasti akan ada "blank", sebuah kekosongan di acara yang Anda pandu. Di sini peran Stage Manager sangat penting karena dialah yang menghubungkan antara kesiapan acara dengan susunan acara yang ada. Saat suatu acara memerlukan waktu persiapan untuk tampil, misal nyetel gitar dulu atau apapun, maka jangan biarkan panggung menjadi kosong, kecuali kalau persiapan acara itu memang bagian dari acara itu sendiri.
* Rajin Membaca. Akan sangat menarik bagi audience, kalau Anda sanggup memberi komentar yang pas terhadap penampilan apapun yang ada di panggung. Hal ini hanya bisa dicapai kalau kita selalu memperkaya diri kita dengan bacaan yang beragam. Anda perlu tahu serba sedikit tentang sepakbola, dunia catwalk, obat-obatan, dan lain-lain agar kita sanggup memberi komentar yang pas terhadap apa yang ada di hadapan audience.