Rabu, 8 April 2026

Pemilihan Gubernur NTT

Ketua Koalisi Kebhinekaan: Tak Pernah Terlibat Kasus Korupsi

Pasangan calon gubernur NTT Ir. Dominggus A Fritz Djubida - Usman Gemantik Abubakar, SE yang dikenal dengan pasangan FIRDAUS

Editor: Alfred Dama

Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Bau

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Pasangan calon gubernur NTT Ir. Dominggus A Fritz Djubida - Usman Gemantik  Abubakar, SE yang dikenal dengan pasangan FIRDAUS dan Pasangan calon  Anthony Henriques, Msc-Agustinus M. Baut, BA. MM  dengan sandi politik, ANJELUS telah mengikuti  fit and proper test calon Gubernur NTT dari Koalisi Kebhinekaan, di Hotel Ina Boi Kupang, Sabtu (1/12/2012).  

Ketua Harian Koalisi Kebhinekaan, Geby Mboeik kepada wartawan usai fit and proper test tentang pasangan yang lebih berpeluang, Geby mengatakan, hal itu tergantung hasil evaluasi  dari tim panelis karena dari hasil evaluasi itu, koalisi akan menjadikannya sebagai acuan untuk menetapkan pasangan calon yang diusung.

"Intinya, pasangan calon itu tidak pernah terlibat kasus korupsi apapun karena korupsi itu memiliki multi efek yang bisa berpengaruh penyelenggaraan kepemimpinan. Juga, pasangan calon itu bisa merubah NTT ke arah yang lebih baik," katanya menjelaskan kriteria calon yang ditetapkan oleh koalisi.

Ditanya soal jumlah partai yang berkoalisi dalam koalisi kebhinekaan, Geby mengatakan sejauh ini sudah ada 14 partai non seat dan satu partai berseat yakni Partai Pemuda Indonesia telah bergabung dalam koalisi dengan jumlah prosentasinya mencapai 19,03 persen.

Meski dua pasangan calon ini belum begitu dikenal masyarakat NTT namun Geby optimis pasangan calon yang melamar ke koalisi berpeluang memenangkan kompetisi mengingat banyaknya partai yang tergabung dalam koalisi. dan koalisi bertanggungjawab penuh mensosialisasikan pasangan calon yang didukung dan memenangkannya.

"Kalau dilihat dari organisasinya, partai besar sudah kalah karena kita ada 15 partai. Kalau mesin partai ini berjalan, sudah pasti," katanya.

Pantauan Pos Kupang acara fit and proper test yang digelar koalisi kebhinekaan ini berjalan cukup lancar.

Pasangan calon yang lebih dahulu mempresentasikan visi dan misinya adalah pasangan FIRDAUS. Fritz Djubida yang adalah mantan bupati Kupang bersama pasangannya Usman Abubakar yang adalah seorang bankir pada Bank CIMB Niaga selama 20an tahun dalam presentasinya memfokuskan pada sektor pariwisata untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Kepada pasangan calon FIRDAUS, tiga panelis menekannya agar komitmen FIRDAUS untuk memberantas korupsi harus dimulai dengan memberikan keteladanan. Yusuf Kuahati meminta agar pasangan ini meningkatkan kepahamannya akan daerah NTT secara komprehensif.

"Saya merindukan bagaimana pemimpin mengenal NTT. Mulai sekarang pemahaman bapak berdua tentang NTT. Karena tidak kenal NTT maka visi-misi tidak menyentuh harapan masyarakat," kata Kuahati.

Pasangan kedua, Anthony Henriques-Agustinus M. Baut (ANJELUS). Anthony yang merupakan ahli infrastruktur ini sebelumnya pernah memperkenalkan diri ke publik bersama pasangannya Semuel Haning dengan nama pasangan HENING namun seminggu kemudian, Semuel Haning yang adalah Rektor Universitas PGRI Kupang mengundurkan diri karena ingin fokus mengelola PGRI dan studi doktoralnya.

Sementara pasangannya, Agustinus M. Baut adalah seorang dosen pada universitas Atmajaya dan UGM. Pasangan ini fokus pada pengembangan wilayah dan peningkatan infrastruktur.

Ketua Tim tiga koalisi Kebhinekaan, Wihers Herewila mengatakan, ujian bagi dua pasangan calon ini tidak hanya sampai pada fit and propers test tetapi akan melalui tahapan bersama tim tiga untuk melihat soal strategi pemenangan pasangan itu.

"Tim tiga akan melihat soal kesiapan strategi. Tidak hanya sampai pada fit and proper test saja tapi soal strategi pemenangan..Tim 3 ini yang akan melihat hal ini dan akan menetapkan pasangan yang akan diusung," katanya.

Seperti diketahui, PARTAI-partai gurem akhirnya menyatakan diri secara resmi kepada publik NTT sebagai partai yang siap mengusung paket cagub-cawagub untuk bertartung di Pilgub NTT 2013. Senin (22/10/2012), bertempat di Restoran Nelayan, partai-partai kecil yang menamakan diri Koalisi Kebhinekaan ini mendeklarasikan diri.  

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved