Breaking News
Jumat, 10 April 2026

Siswa SUPM Kupang Ikut Ujian Fokasi

OELAMASI, POS-KUPANG.COM –– Sebanyak 24 siswa tingkat III dan satu orang alumnus Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Kupang mengikuti ujian Fokasi......

OELAMASI, POS-KUPANG.COM –– Sebanyak 24 siswa tingkat III dan satu orang alumnus Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Kupang mengikuti  ujian Fokasi atau ujian ahli Nautika (keahlian)  Kapal  Penangkap Ikan  Tingkat  ( Ankapin ) II, khusus program studi teknik Nautika Perikanan Laut.

Selain mengikuti ujian  Nasional atau ujian  formal, siswa juga diwajibkan mengikuti  ujian Fokasi.  Ujian Fokasi  dilaksanakan sejak  Kamis - Kamis (19-26/5/2011). Setelah tamat sekolah, siswa memperoleh ijazah  SUPM dan ijazah Fokasi.

 Siswa yang  lulus  ujian Fokasi berhak mendapat ijazah. Ijazah  ini semacam Surat Izin Mengemudi (SIM) yang harus dimiliki  semua pelaut  untuk bisa   mengemudi  kapal, khusus kapal penangkap ikan. Pengemudi kapal biasa disebut nakhoda. Hal ini disampaikan Kepala SUPM Kupang,  Mellyon Datty, ditemui di ruang kerjanya di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang,  Rabu (25/5/2011).
Saat ditemui,  Datty didampingi  Pengawas  Ujian Pelaut - Kapal Penangkap Ikan (PUP-KAPIN) merangkap  Dewan Penguji Keahlian Pelaut (DPKP) Pusat, Capt. Rubianto M. Mar.

Datty menjelaskan, ujian ini diselenggarakan langsung dari Kementerian Perhubungan Laut pusat.  Dari semua  sekolah perikanan  yang ada di NTT,  baru SUPM Kupang yang menyelenggarakan ujian Fokasi. Ujian Fokasi merupakan salah satu syarat mutlak  yang  harus  diikuti  setiap calon nakhoda kapal menduduki jabatan sebagai perwira kapal.    
Datty menjelaskan, SUPM sudah melaksanakan ujian Ankapin  sejak 2005, dan sudah menghasilkan 80  orang lulusan.

Hingga tahun 2011 SUPM sudah menghasilkan 317 siswa   lulusan. Semua lulusan diberdayakan  di perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang kelautan dan perikanan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
“Sejak sekolah ini berdiri, pihak sekolah sudah bekerja sama dengan semua perusahaan yang bergerak di bidang  kelautan dan perikanan,” katanya.

Capt.Rubianto M. Mar menjelaskan,  secara garis besar materi yang diuji  dalam ujian Fokasi, meliputi ujian tertulis  antara lain  materi perencanaan pelayaran, navigasi dasar dan elektronik, pengolahan dan keseimbangan kapal penangkap ikan dan pegendalian kapal penangkap ikan, peresmian kapal penangkap ikan dan  manajemen kapal penangkap ikan. Ujian lisan meliputi semua ujian tertulis dalam bentuk tatap muka dan komprehensif.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved