Siswa SUPM Kupang Ikut Ujian Fokasi
OELAMASI, POS-KUPANG.COM –– Sebanyak 24 siswa tingkat III dan satu orang alumnus Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Kupang mengikuti ujian Fokasi......
OELAMASI, POS-KUPANG.COM –– Sebanyak 24 siswa tingkat III dan satu orang alumnus Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Kupang mengikuti ujian Fokasi atau ujian ahli Nautika (keahlian) Kapal Penangkap Ikan Tingkat ( Ankapin ) II, khusus program studi teknik Nautika Perikanan Laut.
Selain mengikuti ujian Nasional atau ujian formal, siswa juga diwajibkan mengikuti ujian Fokasi. Ujian Fokasi dilaksanakan sejak Kamis - Kamis (19-26/5/2011). Setelah tamat sekolah, siswa memperoleh ijazah SUPM dan ijazah Fokasi.
Siswa yang lulus ujian Fokasi berhak mendapat ijazah. Ijazah ini semacam Surat Izin Mengemudi (SIM) yang harus dimiliki semua pelaut untuk bisa mengemudi kapal, khusus kapal penangkap ikan. Pengemudi kapal biasa disebut nakhoda. Hal ini disampaikan Kepala SUPM Kupang, Mellyon Datty, ditemui di ruang kerjanya di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Rabu (25/5/2011).
Saat ditemui, Datty didampingi Pengawas Ujian Pelaut - Kapal Penangkap Ikan (PUP-KAPIN) merangkap Dewan Penguji Keahlian Pelaut (DPKP) Pusat, Capt. Rubianto M. Mar.
Datty menjelaskan, ujian ini diselenggarakan langsung dari Kementerian Perhubungan Laut pusat. Dari semua sekolah perikanan yang ada di NTT, baru SUPM Kupang yang menyelenggarakan ujian Fokasi. Ujian Fokasi merupakan salah satu syarat mutlak yang harus diikuti setiap calon nakhoda kapal menduduki jabatan sebagai perwira kapal.
Datty menjelaskan, SUPM sudah melaksanakan ujian Ankapin sejak 2005, dan sudah menghasilkan 80 orang lulusan.
Hingga tahun 2011 SUPM sudah menghasilkan 317 siswa lulusan. Semua lulusan diberdayakan di perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang kelautan dan perikanan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
“Sejak sekolah ini berdiri, pihak sekolah sudah bekerja sama dengan semua perusahaan yang bergerak di bidang kelautan dan perikanan,” katanya.
Capt.Rubianto M. Mar menjelaskan, secara garis besar materi yang diuji dalam ujian Fokasi, meliputi ujian tertulis antara lain materi perencanaan pelayaran, navigasi dasar dan elektronik, pengolahan dan keseimbangan kapal penangkap ikan dan pegendalian kapal penangkap ikan, peresmian kapal penangkap ikan dan manajemen kapal penangkap ikan. Ujian lisan meliputi semua ujian tertulis dalam bentuk tatap muka dan komprehensif.