Di Kabupaten Sumteng
Perampok Bawa Kabur 18 Ekor Kerbau
WAIBAKUL, POS-KUPANG.COM --- Kawanan perampok membawa kabur 18 ekor kerbau milik Umbu Makki Pawung, warga Kampung Poguwatu, Desa Manorara, Kecamatan Katikutana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah (Sumteng). Pawanan perampok sekitar 20 orang itu membongkar kandang kerbau, Senin (31/8/2009) sekitar pukul 23.30 Wita. Diduga sementara, belasan kerbau senilai seratusan juta rupiah itu dibawa ke daerah perbatasan di wilayah Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat (Sumbar).
Saat kejadian, pemilik ternak dan warga setempat tidak berani melawan.
Pemilik ternak baru melapor ke polisi pada, Selasa (1/9/2009). Pemilik kerbau bersama aparat Polsek Katikutana dan Polres Sumbar langsung melakukan penyisiran. Dalam penyisiran itu berhasil ditemukan sembilan ekor kerbau milik Pawung itu di Padang Patubuwawi, Desa Tebara, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumbar. Sementara ternak lainnya belum ditemukan.
Kepala Kesbangpollinmas Kabupaten Sumteng, Umbu Windi yang dikonfirmasi Pos Kupang di Waikabubak, Selasa (1/9/2009) sore, membenarkan kasus itu.
Saat itu, Windi bersama sejumlah aparat kepolisian dan warga Poguwatu sedang beristirahat, membeli makanan, aqua dan rokok untuk bekal mereka dalam melakukan pencarian kerbau yang masih belum ditemukan itu.
Umbu Windi menjelaskan, pada Selasa pagi dia mendapat laporan pencurian itu dan langsung diteruskannya ke Bupati Sumteng, Drs. Umbu Sappi Pateduk. Bupati meminta Windi berkoordinasi dengan aparat keamanan dan turun langsung ke lapangan untuk menyisir keberadaan ternak kerbau itu dan menangkap para pelakunya.
Windi mengatakan, Kapolres Sumbar, AKBP Yayat Jatmika, juga turun langsung memimpin operasi pencarian ternak kerbau dan pelaku pencurian. Tim terbagi dalam beberapa kelompok dan secara terpencar melakukan pencarian. Namun, hingga Selasa (1/9/2009) pukul 18.30 Wita, baru sembilan ternak yang ditemukan di Padang Patubuwawi, Desa Tebara, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumbar. Pencarian masih terus dilakukan.
Windi menambahkan, selama beberapa bulan terakhir ini, kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Sumteng, khususnya di daerah yang berbatasan dengan wilayah Pemkab Sumbar, kurang kondusif. Di wilayah itu sering terjadi perampokan ternak milik masyarakat setempat.
Sebelumnya, ada dua kejadian perampokan ternak kerbau sebanyak 44 ternak dan yang ditemukan hanya 14 ternak. Windi mengatakan, ke depan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dan operasi dengan pihak terkait. Windi menghimbau agar warga mewaspadai keamanan di wilayahnya setempat. (pet)