Pilkada Serentak 2020, PDIP Akan Konsolidasi Lebih Awal

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan melakukan konsolidasi partai lebih awal dalam menghadapi perhelatan pilkada langsung

Penulis: Ryan Nong | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/ RYAN NONG
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira saat menyampaikan catatan pilkada pada Konferda PDIP NTT di Hotel Neo by Aston Kupang pada Kamis (2572019 

Pilkada Serentak 2020, PDIP Akan Konsolidasi Lebih Awal

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan melakukan konsolidasi partai lebih awal dalam menghadapi perhelatan pilkada langsung di Indonesia tahun 2020.

Sebagai partai pemenang pemilu, PDIP berkomitmen menjadi partai pelopor dalam pemerintahan ke depan.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (AHP) dalam  Konferda PDIP NTT di Hotel Neo by Aston Kupang pada Kamis (25/7/2019) malam.

Andreas mengatakan bahwa PDIP ingin menjadi partai yang lebih maju selangkah dari partai lainnya dalam mengkonsolidasikan partai usai perhelatan Pileg dan Pilpres 2019 termasuk dalam rangka menghadapi pelaksanaan pilkada serentak di 271 kabupaten kota di provinsi pada 2020.

"Kita ingin satu langkah lebih maju, ketika akan dilaksanakan maka partai sudah terkonsolidasi. Ibu Ketum katakan kita mau jadi partai pelopor, maka kita juga harus mempelopori pemerintahan di 2019-2024," ujarnya di hadapan ratusan fungsionaris partai.

Rapat Badan Anggaran DPRD Lembata Bahas Optimalisasi PAD Tahun 2020

Untuk Provinsi NTT, sembilan kabupaten akan melaksanakan pilkada langsung pada tahun 2020. Sembilan kabupaten tersebut terdiri dari Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat, Timor Tengah Utara, Belu dan Malaka.

Politisi yang akrab disapa AHP itu mengatakan bahwa partai harus lebih awal mempersiapkan kader dan melakukan konsolidasi partai.

"Kita harus lebih awal untuk mempersiapkan dan konsolidasi, pada November Desember kita sudah mulai melakukan rekrutmen calon kepala daerah di sembilan kabupaten di NTT," katanya.

PDIP Sumba Timur Akan Ubah Pola Rekrutmen Untuk Pilkada 2020

 Kepada ratusan fungsionaris, ia mengatakan bahwa partai akan melaksanakan satu model rekrutmen yang telah menjadi mekanisme partai seperti pengetahuan bersama seluruh kader.

"Ada proses masukan dan usulan dari bawah namun akan dipertimbangkan oleh DPP. Jadi mengakomodir usulan dari bawah tetapi diputuskan oleh atas. Ketika ketua umum sudah memutuskan, itu adalah perintah dan ini model mekanisme yang dikembangkan di partai," katanya.

Mekanisme ini, lanjut AHP, jika dikembangkan ke depan secara stabil akan memberi kemenangan bagi partai dalam kontestasi politik.

"Kalau mekanisme ini kita kembangkan secara stabil maka kita akan terus menjadi pemenang di dalam pemilu karena ini efisiensi dan efektifitas partai," urainya.

VIDEO: Gagal Pimpin NTT, Kini Perempuan Bernama Emi Nomleni Pimpin DPD PDIP NTT, Luar Biasa

Tugas utama setelah pelaksanaan Konferda adalah penahan struktur partai dari tingkat PAC dan ranting hingga tingkat DPD.

"Pertama kita benahi struktur partai di tingkat giat PAC dan ranting, ini tugas utama yang harus kita lakukan secepatnya," katanya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved