Demokrat Ende Usul 4 Nama Jadi Calon Wabup Ende
Kabupaten Ende dan drg Dominikus Minggu Mere,M.Kes yang sekarang menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT.
Penulis: Romualdus Pius | Editor: Rosalina Woso
Demokrat Ende Usul 4 Nama Jadi Calon Wabup Ende
POS-KUPANG.COM|ENDE---Bendahara umum DPC Partai Demokrat Kabupaten Ende, Jesus Flores Nogor Lama Mana, SH mengatakan bahwa DPC Partai Demokrat Kabupaten Ende mengusulkan 4 nama untuk dicalonkan menjadi Wakil Bupati Ende menggantikan Drs Djafar Achmad yang naik menjadi Bupati Ende pasca meninggalnya Bupati Ende, Ir. Marsel Petu.
Hal tersebut dikatakan Bendahara umum DPC Partai Demokrat Kabupaten Ende, Jesus Flores Nogor Lama Mana, SH kepada Pos Kupang.Com, Kamis (25/7/2019) di Ende.
Pria yang akrab dipanggil Us Nogor mengatakan adapun 4 nama yang dirasa cocok menjadi Wakil Bupati Ende dari Partai Demokrat masing-masing atas nama, Ketua DPC Partai Demokrat, Mikael Badeoda dan juga Anggota DPC Partai Demokrat, Philipus Kami. Keduanya dari interen Partai Demokrat.
Sedangkan dari eksteran partai masing-masing atas nama, Abdul Kadir yang sekarang ini menjadi anggota DPRD Kabupaten Ende dan drg Dominikus Minggu Mere,M.Kes yang sekarang menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT.
Nama-nama yang disebut itu ujar Us Nogor dinilai memiliki kemampuan yang cukup dan dianggap cakap untuk menjabat sebagai Wakil Bupati Ende periode 2019-2024 sehingga layak diajukan sebagai Wakil Bupati Ende.
Us Nogor mengatakan bahwa sebagai salah satu partai pengusung Paket Marsel-Djafar (MJ) maka DPC Partai Demokrat Kabupaten Ende berhak untuk mengajukan calon wakil Bupati Ende karena memang mekanisme mengatur demikian.
Nantinya ujar Us Nogor nama yang diajukan oleh Partai Demokrat akan disaring secara interen parrtai baru akan diajukan secara resmi pada proses pemilihan Wakil Bupati Ende.
• DPRD Sikka Tak Halangi ASN TPP Rp 38 Miliar, Simak Beritanya
• 7 Uskup Se NTT Plus Bali Berkumpul di Atambua, Apa yang Dibahas?
“Untuk sementara 4 nama yang dimunculkan oleh Partai Demokrat namun bisa juga muncul nama lain atau tetap dengan 4 nama yang sudah ada tergantung dari dinamika politik yang ada,”kata Us Nogor.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)