Renungan Harian Kristen Protestan
Renungan Harian Kristen Protestan Jumat 19 Juli 2019 ''Melayani Dengan Hikmat''
Renungan Harian Kristen Protestan Jumat 19 Juli 2019 ''Melayani Dengan Hikmat''
Renungan Harian Kristen Protestan
Oleh Pdt. Julian Widodo, STh
Jumat 19 Juli 2019
''Melayani Dengan Hikmat''
Bagi mereka yang tinggal di kota, lampu pelita atau lampu “tioek” pasti sudah jarang dipakai bahkan bisa disebut barang langka.
Namun bagi yang tinggal di pedalaman dan belum tersentuh listrik PLN, membersihkan jelaga akibat asap lampu “tioek” tentu menjadi aktifitas rutin setiap pagi.
Pengalaman melayani di pedalaman, membuat lampu “tioek” itu menjadi yang menolong kami untuk membedakan antara terang dan gelap, malam dan siang.
Membaca Matius 25 : 1 – 13 ini, mengingatkan saya dengan seorang Koster yang juga sahabat waktu melayani di pedalaman Timor.
Suatu hari, di malam yang gelap dan berkabut, ia terburu-buru meninggalkan rumah pelayan setelah ia menikmati makan malam bersama kami.
Di usianya yang tidak lagi muda, malam itu ia pulang ke rumahnya tanpa kurang suatu apapun.
Keesokan harinya, ia datang kembali untuk menjalankan tugasnya di gereja.
Saya terkejut melihat perubahan pada wajahnya, karena penasaran sayapun memburunya dengan pertanyaan tanpa basa-basi.
Dengan pertanyaan pendek saya bertanya padanya dalam bahasa yang sehari-hari ia pakai:
“Bai... hit naka le nane nansa ?” (bahasa Timor artinya: “Kakek pung kepala kenapa ?”)
Dia menjawab saya : “ia Bapa tadi malam saya tabrak oto truk yang parkir dipinggir jalan” .