HUT Ke-73 Bhayangkara Polres Lembata Sumbang Air Bersih di Dua Desa di Ile Ape
Dalam rangka merayakan HUT Ke-73 Bhayangkara, Polres Lembata melakukan bakti sosial dengan membagi-bagikan air bersih kepada warga
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Adiana Ahmad
HUT ke-73 Bhayangkara Polres Lembata Sumbang Air Bersih di Dua Desa di Ile Ape
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM | KUPANG- Dalam rangka merayakan HUT Ke-73 Bhayangkara, Polres Lembata melakukan bakti sosial dengan membagi-bagikan air bersih kepada warga di dua desa di Kecamatan Ile Ape yakni desa Tagawiti dan Beutaran, Rabu (26/6/2019).
Dua desa yang menjadi tempat bakti sosial ini memang kesulitan air bersih sejak dulu. Pihak Polres Lembata pun sudah melakukan survei dan menetapkan tiga desa ini yang mendapatkan bantuan air bersih.
Kapolres Lembata, AKBP Janes Simamora melalui Kabag Ren Polres Lembata, Kompol AA Gede Ngurah Surya mengatakan bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian pihak Polres Lembata kepada warga yang kesulitan air bersih.
• Dekan Fisip Undana Janji Akan Bangun Dua Gedung Baru
"Sudah dipantau. Masyarakat yang sangat kekurangan air yang kita prioritaskan," kata dia didampingi oleh Kabag OPS Polres Lembata AKP Marthinus Ardjon.
Pihaknya menyiapkan empat armada mobil tangki yang akan mendistribusikan air kepada warga di tiga desa dimaksud.
Wilayah desa ini memang sulit dijangkau oleh tangki tangki air dari Lewoleba.
Menurutnya kegiatan bakti sosial pendistribusian air bersih ini sudah biasa dilakukan setiap tahun dalam rangka meriahkan HUT Bhayangkara.
• Bupati TTU Resmi Nonjobkan Kepala Dinas Kesehatan. Ini Alasannya!
Warga Desa Tagawiti, Thomas Boro Lelang One, mengaku air bersih memang sangat sulit didapat di desanya. Apalagi sekarang sudah memasuki musim kemarau panjang. Air bersih semakin sulit.
Mereka hanya mengandalkan air yang dibeli dari mobil tangki jika ingin mendapatkan air bersih. Itu pun, kata Thomas, tidak bisa mencukupi semua kebutuhan air dalam rumah tangga. Untuk bisa mendapatkan air dari mobil tangki mereka harus merogoh kocek sebesar Rp350 ribu.
Biasanya, warga mengeluarkan biaya sebesar Rp15 ribu untuk satu drum air. Oleh karena itu, dirinya merasa bersyukur dan berterima kasih kepada pihak Polres Lembata yang telah menyumbangkan air bersih kepada warga di desanya.
• HUT Bhayangkara Jajaran Polsek Kupang Tengah Datangi Sulamanda
Kepala Desa Tagawiti, Ismail Unu juga berterima kasih kepada pihak Polres Lembata yang sudah punya kepedulian terhadap kesulitan air bersih yang mereka derita. Dia berharap bantuan yang sama bisa dilakukan rutin tidak hanya pada saat HUT Bhayangkara saja.
Pantauan Pos Kupang di Desa Tagawiti, warga sangat antusias menyambut tim Polres Lembata yang hendak mendistribusikan air bersih kepada mereka.
Belasan drum berwarna biru sudah mereka siapkan untuk menampung air bersih. Kelihatan sekali mereka sangat rindu mendapatkan air bersih. Tiba di lokasi, tim Polres Lembata langsung menyalurkan air dari tangki ke drum milik warga dan bak penampung.(*)