Saat Peresmian Bendungan Rotiklot, NTT, Jokowi: Saya Tidak Ada Beban Apa-apa Kok

Saat Peresmian Bendungan Rotiklot, Provinsi NTT, Jokowi: Saya Tidak Ada Beban Apa-apa Kok

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Presiden RI, Joko Widodo saat tiba di Bendungan Rotiklot, Kabupaten Belu, Senin (20/5/2019). 

Saat Peresmian Bendungan Rotiklot, Provinsi NTT, Jokowi: Saya Tidak Ada Beban Apa-apa Kok

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Presiden RI, Joko Widodo ( Jokowi) mengungkapkan bahwa saat ini ia tidak ada beban apa-apa lagi untuk memutuskan sesuatu yang berkaitan dengan kepentingan rakyat dan negara. Rakyat membutuhkan apa saja, ia siap putuskan dan segera dilaksanakan.

"Saya sekarang sudah ngga ada beban apa-apa kok. Ia kan. Mau putusin apa, ayo sini. Untuk rakyat dan negara mari saya putuskan," ungkap Jokowi sambil tersenyum saat sambutan peresmian Bendungan Rotiklot, di Kabupaten Belu, Senin (20/5/2019).

Jokowi Mendadak Tunda Pertemuan dengan AHY dan Zulkifli Hasan, Ini Alasannya

Menurut Jokowi, untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, ia siap memutuskan apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia, secara khusus kebutuhan masyarakat NTT.

Pemerintah pusat masih mempunyai pekerjaan rumah (PR) di NTT yang harus segera diselesaikan. Saking banyaknya persoalan yang ada di NTT membuat Presiden Jokowi datang terus ke NTT.

Bahkan Jokowi sendiri tidak ingat persis berapa kali ia datang ke NTT. Ia pun langsung menanyakan kepada Gubernur NTT, Viktor Laiskodat.

Mantan Pejabat DKI yang Gagal Jadi Wagub Ini Lolos Jadi Anggota DPD RI, Siapa Dia?

"Saya sudah ngga tahu berapa kali saya ke sini. Berapa kali, coba," tanya Jokowi kepada Gubernur NTT.

Sesuai catatan Pemerintah Provinsi NTT, kata Viktor Laiskodat, Presiden Jokowi sudah 10 kali berkunjung ke NTT. Khusus untuk Kabupaten Belu sudah empat kali. Hal itu diakui Bupati Willybrodus Lay.

Mendapat penjelasan dari Gubernur, Jokowi tersenyum dan mengatakan, ia adalah presiden yang selalu datang ke NTT meskipun jarak Jakarta dengan NTT jauh.

"Jauh loh Jakarta dengan NTT. Ngga tahu saya, bolak balik ke NTT terus," ujar Jokowi dengan nada guyon.

Katanya, begitu cintanya kepada masyarakat NTT, ia datang terus ke NTT untuk menyelesaikan masalah.

Jokowi pun berjanji bahwa kedatangannya ke NTT harus bisa menyelesaikan masalah jika tidak mampu menyelesaikan masalah lebih baik tidak perlu datang ke NTT.

Menurut Jokowi, NTT merupakan salah provinsi di Indonesia yang mendapat proyek bendungan paling banyak. Di provinsi lain, hanya mendapatkan satu atau dua bendungan saja tetapi untuk NTT dibangun tujuh bendungan.

"Begitu cintanya kepada masyarakat NTT sampai dibangun tujuh bendungan. Di tempat lain hanya satu atau dua bendungan saja. Tapi untuk NTT bangun tujuh bendungan," ungkap Jokowi disambut tepukan tangan meriah dari undangan dan masyarakat Belu.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono kepada wartawan mengatakan, Kementerian PUPR melalui Dirjen Sumber Daya Air membangun tujuh bendungan di NTT. Dua bendungan yang sudah selesai dikerjakan yakni, Bendungan Raknamo selesai tahun 2017 dan Bendungan Rotiklot selesai tahun 2018.

Lima bendungan lainnya yang akan atau sedang dibangun yakni, Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Bendungan Temef di Kabupaten TTS, Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang dan Bendungan Welikis di Kabupaten Belu. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved