Terkait Tempat Usaha Tempe di Bakunase Kadis Kesehatan Sudah Sampaikan ke Walikota Kupang

Terkait tempat usaha tempe yang tidak mengantongi sertifikat layak sehat di Kelurahan Bakunase Kota Kupang sudah disampaikan ke Walikota Kupang

Terkait Tempat Usaha Tempe di Bakunase Kadis Kesehatan Sudah Sampaikan ke Walikota Kupang
POS-KUPANG.COM/ LAUS MARKUS GOTI
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. Ary Wijaya 

Terkait Tempat Usaha Tempe di Bakunase Kadis Kesehatan Sudah Sampaikan ke Walikota Kupang

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG | KUPANG- Terkait tempat usaha tempe yang tidak mengantongi sertifikat layak sehat di Kelurahan Bakunase Kota Kupang sudah disampaikan ke Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore.

"Saya sudah sampaikan ke Walikota dan pihak, kami sampaikan fakta yang kami temukan di lapangan. Bahwa pengolahan tempe di Bakunase tidak sehat," ungkap Ari Wijaya Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (15/5/2019) di Kantor Dinkes Kota Kupang.

Ari mengatakan, mereka juga sudah melakukan pembinaan kepada para pengusaha tempe untuk memperbaiki pengolahan tempe tersebut.

Pengrajin Tempe Bakunase Mengaku Sudah Minta Air bersih di Pemerintah

"Soal informasi yang baru-baru ini tempat usaha tempe yang disidak Satpol PP di Bakunase saya belum tau persis apakah itu yang kami sidak dulu atau bukan," ungkapnya.

Ari menegaskan, salah satu syarat penting untuk buka usaha tersebut harus ada sertifikat layak sehat. "Kalau itu tidak ada, maka usaha itu ditutup tapi bukan kewenangan kami menutupnya," ungkapnya.

Ari pun mengarahkan wartawan kepada Bidang Penyehatan Lingkungan dan Promosi Kesehatan Dinkes Kota Kupang untuk memastikan apakah lokasi yang disidak Satpol PP merupakan lokasi yang sama yang pernah disidak oleh Dinkes Kota Kupang.

BREAKING NEWS: Pengrajin Tempe Bakunase Gunakan Air Selokan Untuk Produksi Tempe

Alfrida Palebangan Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan dan Promosi Kesehatan Dinkes Kota Kupang, yang ditemui di ruang kerjanya menjelaskan bahwa lokasi usaha tempe yang disidak oleh Satpol PP baru-baru ini yakni di RT 11 pernah disidak oleh Dinkes Kota Kupang.

Bahkan Alfrida menyebut sebanyak dua puluh tempat usaha tempe di Kelurahan Bakunase, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur tidak mengantongi sertifikat layak sehat.

Halaman
12
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved