Belum Juga Kapok! Tersangka TPPO Rekrut TKW Ilegal

Daniel Sabon, pria yang merupakan tersangka tindak pidana perdagangan orang (TTPO) kembali merekrut TKW ilegal.

Belum Juga Kapok! Tersangka TPPO Rekrut TKW Ilegal
Satgaspam Bandara El Tari Kupang.
Inche dan Yanti TKW asal TTS di Bandara El Tari Kupang. 

Belum Juga Kapok! Tersangka TPPO Rekrut TKW Ilegal

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Daniel Sabon, pria yang merupakan tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali merekrut TKW ilegal.

Inche Snae dan Yanti Yuhila TKW asal SoE Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang dicekal oleh Satgaspam dan Satgasnaker Bandara El Tari Kupang, Rabu (15/5/2019) di Bandara El Tari mengaku bahwa mereka direkrut oleh Daniel Sabon.

"Dari catatan kami Daniel Sabon adalah tersangka TTPO dan wajib lapor pada 2018 lalu dan sekarang masih dalam tahap penyelidikan oleh Polda NTT," ungkap Volkes Nanis, Satgaspam Bandara El Tari Kupang kepada POS-KUPANG.COM.

Swanggi, Cara Cerdas PN Maumere Beri Akses Informasi Perkara

Volkes mengatakan, berdasarkan pengakuan Inche dan Yanti, keduanya mengenal Daniel dari seorang wanita bernama Wanti Nuban yang berdomisili di Oebelo Kabupaten Kupang.

Inche dan Yanti pada Selasa (14/5/2019) malam menginap di rumah Wanti dan pada malam itu Daniel mendatangi rumah Wanti untuk mengantar tiket pesawat.

Pagi tadi sekira pukul 04.00 Wita Inche dan Yanti tiba di Bandara dan dicekal oleh Satgaspam dan Satgasnaker.

Volkes mengatakan pihaknya sudah menyerahkan dua TKW tersebut kepada Disnakertrans untuk selanjutnya diperiksa di Polda NTT.

Dari Grup Gowa Together, Muncul Senang Sama-Sama, Polres Sikka Buru Admin Grup Pornografi

Selain Inche dan Yanti Satgaspam dan Satgasnaker juga mencekal tujuh TKI ilegal. Berikut daftar TKI yang dicekal, Rabu (15/5/2019) di Bandara El Tari Kupang.

1. Siprianus Manek (asal Malaka) dan Dina Debora Puay (asal SoE). Seprianus Manek akan bekerja diperusahaan kelapa sawit di Pekan Baru sedangkan Dina Debora Puay akan bekerja sebagai PRT di Surabaya.

2. Flavianus F.Tefa (Kabupaten Kupang), Gaudensius Sanam (TTU), Agustinus NATUN (TTU), Marsiana Kono (TTU), Ersan Risuanda Kune (TTU).

Saat diinterogasi, ke-5 calon tenaga kerja ilegal ini mengaku mendapat tiket pesawat dari Bos Restoran di Denpasar untuk bekerja sebagai karyawan di sebuah Restoran di Denpasar.(*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved