Siswi SMAK Giovanni Kupang-Darlene Bersyukur Raih Nilai Tertinggi Mata Pelajaran Biologi Saat UNBK
Darlene Monica Wijaya, siswa SMAK Giovanni Kupang mengaku bersyukur atas prestasinya mendapatkan nilai tertinggi dalam mata pelajaran Biologi saat UNB
Penulis: Gecio Viana | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Darlene Monica Wijaya, siswa SMAK Giovanni Kupang mengaku bersyukur atas prestasinya mendapatkan nilai tertinggi dalam mata pelajaran Biologi saat UNBK 2019, Minggu (12/5/2019).
Tidak tanggung-tanggung, buah hati pasangan Drs. Hendra Wijaya, Apt dan Dra. Rosdiana, Apt ini mendapatkan nilai sempurna atau nilai 100 dalam ujian.
"Pertama-tama saya ucapkan syukur kepada Tuhan Yesus atas berkat yang diberikan-Nya kepada saya. Saya juga berterima kasih kepada bapak-ibu guru di SMAK Giovanni yang telah membimbing saya sehingga saya dapat memperoleh nilai 100," ungkapnya saat dihubungi POS-KUPANG.COM pada Minggu sore.
Selain bersyukur, gadis kelahiran Kupang, 27 September 2002 ini juga mengaku sangat senang dapat meraih nilai tertinggi dalam mata pelajaran biologi.
Pasalnya, mata pelajaran tersebut merupakan salah satu mata pelajaran yang digemarinya.
Darlene menjelaskan, dirinya sebelum ujian mempersiapkan diri dengan belajar yang tekun dan sungguh-sungguh. Hal ini merupakan kunci prestasi yang diraihnya.
"Tidak lupa juga selalu berdoa dalam segala hal yang dikerjakan agar boleh berjalan dengan baik," tambahnya.
• Sarri Tak Bisa Menjamin Masa Depan Eden Hazard di Chelsea
Selain itu, untuk memperdalam pemahamannya terkait materi biologi, ia memanfaatkan waktu di rumah untuk banyak belajar.
Materi yang didapatkan di sekolah, kata dia, akan diperkaya lagi dengan mencari referensi buku maupun materi terkait lainnya.
"Biasanya dari materi yang diberikan saya akan mencari tahu lebih luas lagi tentang materi tersebut," tegasnya.
Dalam benaknya, Darlene hanya berusaha untuk mengikuti UNBK sebaik mungkin dengan persiapan yang ada.
Sehingga, Darlene tidak menyangka akan mendapatkan nilai sempurna dalam ujian tersebut.
"Saya sebenarnya tidak menyangka akan mendapatkan nilai 100 karena target saya dalam ujian ini adalah dapat mengerjakan soal sebaik mungkin. Prinsip saya adalah lakukan yang terbaik sebisamu dan serahkan hasil akhirnya kepada Tuhan. Do your best and let God do the rest," katanya. (*)