BREAKING NEWS: Berawal dari Pertengkaran, Aoping Bersimbah Darah Ditikam Tetangga

Breaking news: berawal dari pertengkaran, Aoping bersimbah darah ditikam tetangga

BREAKING NEWS: Berawal dari Pertengkaran, Aoping Bersimbah Darah Ditikam Tetangga
FOTO HUMAS POLRES SIKKA
Kanit Identifikasi Polres Sikka, David Jeradu memeriksa korban penikaman di Desa Dusun Sukun, Desa Semparong, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (19/4/2019). 

Breaking news: berawal dari pertengkaran, Aoping bersimbah darah ditikam tetangga

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Keseharian kehidupan perkampungan nelayan di Dusun Sukun, Desa Semparong, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) yang tenang mendadak geger Jumat (19/4/2019) pukul 07.30 Wita.

Aoping, terlibat pertengkaran dengan IS (63) dtikam hingga tewas. Pelaku dan korban masih terikat hubungan kekerabatan sebagai ipar dan bertetangga.

Mama Sjuul Meninggal Dunia, Raisa Andriana Bersyukur Sang Nenek Sempat Ketemu Zalina

Kepala Kepolisian Resort Sikka, AKBP Rickson Situmorang, S.IK, Sabtu (20/4/2019) mengatakan penikaman bermula dari pertengkaran IS dengan Arif, anak Aoping.

"Hari Jumat pagi itu pelaku dari pantai melewati lorong rumahnya bertemu Arif. Mereka bertengkar soal tali kapal. Pertengkaran itu berlanjut sampai di depan rumah korban," kata Rickson Situmorang.

Rickson Situmorang melanjutkan, warga sekitar menyaksikan kejadian itu melerai pertengkaran. IS kembali ke rumah.

Menurut Data Situng KPU, Jokowi-Maruf Unggul 54,99 Persen, Prabowo-Sandi 45,01 Persen

Korban, kata Rickson Situmorang, mengolok pelaku katanya takut. Ia masuk ke dalam rumahnya mengambil sebilah pisau dan kembali ke rumah korban

"Berada di depan rumah korban, IS dipukul oleh seseorang yang tidak tidak lagi dikenalinya. Korban juga memukul kepala pelaku menggunakan kayu hingga berdarah," beber Rickson Situmorang.

Pelaku menikam korban mengenai lengan kiri korban,kemudian perut bagian kiri korban hingga usus keluar. Korban tersungkur di tanah memegang perutnya, sedangkan pelaku kembali ke rumah pelaku berjarak 20-an meter dari rumah korban.

Polisi tiba di lokasi kejadian beberapa jam setelah kejadian mengamankan pelaku dan mengevakuasinya ke Polres Sikka. Korban diperiksa oleh tim identifikasi dan visum oleh tim dokter. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved