Pilpres 2019

Petugas TPS di Kelurahan Onekore, Ende-NTT Kenakan Pakian Adat

petugas di TPS 16, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende mengenakan pakain adat Ende-Lio saat menjalankan tugas mereka dalam Pemil

Petugas TPS di Kelurahan Onekore, Ende-NTT Kenakan Pakian Adat
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
PAKAIN ADAT/Petugas TPS 16 Kelurahan Onekore Mengenakan Pakain Adat Ende-Lio, Rabu (17/4/2019). 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Para petugas di TPS 16, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende mengenakan pakain adat Ende-Lio saat menjalankan tugas mereka dalam Pemilu, Rabu (17/4/2019).

Disaksikan Pos Kupang para petugas yang laki-laki tampak mengenakan ikat kepala dari kain adat juga sarung adat sedangkan petugas perempuan mengenakan baju adat dan maupun kain adat.

Meskipun mengenakan pakain adat namun para petugas tampak tetap bisa menjalankan tugas mereka melayani para pemilih yang datang ke TPS untuk mencoblos.

Ina Nong, seorang petugas di TPS 16, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Timur, mengatakan bahwa dia dan kawan-kawan petugas sengaja mengenakan pakain adat sebagai bentuk ungkapan akan jati diri warga masyarakat Kabupaten Ende.

“Dalam pesta demokrasi ini kita menyambutnya dengan gembira dan sebagai bentuk ungkapan akan identitas diri sebagai warga Ende kami sengaja mengenakan pakian adat Ende-Lio,”kata Ina.

Setidaknya dari pakain adat yang ada kami memberi pesan bahwa inilah Kabupaten Ende yang cinta damai dan penuh dengan pluralisme namun tetap satu sebagai sesama anak bangsa.

BREAKING NEWS:  Di Maumere-Sikka-NTT, Januari  Gantung  Diri Dipuncak Pesta Demokrasi

“Iya dari Ende untuk Indonesia,”kata Ina.

Bupati Sumba Timur Bersama Istri dan Anak Coblos di TPS 13 Hambala, Waingapu

Ina mengatakan bahwa meskipun mengenakan pakain adat dia tidak merasa sulit untuk menjalankan tugasnya karena menurutnya itu adalah hal yang biasa.
Pihaknya juga menghimbau kepada generasi muda agar harus bangga dengan identitas daerah sendiri seperti pakain adat.

Oleh karena itu dia berharap agar generasi muda juga sering menggunakan pakain adat tidak sebatas pada pesta adat namun juga pada acara formil maupun non formil. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved