Ahmad Dhani dan Artis VA Nyoblos di TPS Medaeng di Sidoarjo

Artis VA dan Ahmad Dhani menyalurkan aspirasi politiknya di Pilpres 2019 di Rutan Kelas I Surabaya Medaeng di Sidoarjo

Ahmad Dhani dan Artis VA Nyoblos di TPS Medaeng di Sidoarjo
KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL
Artis VA di TPS Bui nomor 31 di dalam Rutan Medaeng Sidoarjo, Rabu (17/4/2019). 

POS-KUPANG.COM | SURABAYA - Artis VA dan Ahmad Dhani menyalurkan aspirasi politiknya di Pilpres 2019 di Rutan Kelas I Surabaya Medaeng di Sidoarjo, Rabu (17/9/2019). Keduanya mencoblos di lokasi TPS yang mengangkat tema "Bui".

TPS tempat artis VA dan Ahmad Dhani mencoblos adalah TPS nomor 31. Ahmad Dhani tercatat sebagai pemilih dengan nomor antrean 99, sementara artis VA tercatat dengan nomor antrean 21.

Ahmad Dhani mencoblos lebih awal sekitar pukul 08.00 WIB, sehingga wartawan tidak bisa mengabadikan aktivitasnya mencoblos.

Habibie: Siapa Pun Pemimpin Terpilih, 100 Persen Harus Pro Rakyat

Sementara, artis VA mencoblos sekitar pukul 09.00 WIB. Mengenakan kaos berwarna biru muda, artis VA mengenakan masker dan topi penutup kepala berwarna biru.

Sebelum mencoblos, dia duduk di kursi antrean bersama pemilih perempuan lainnya. Setelah namanya dipanggil petugas KPPS, artis VA bergegas mengambil kertas suara dan menuju bilik suara.

Nyoblos, Ibu Presiden Jokowi Minta Doa Restu

Seteleh mencoblos kertas suara, artis VA menyelupkan tangannya ke tempat tinta dan bergegas kembali ke blok tahanan dikawal sejumlah petugas perempuan.

Kepala Rutan Medaeng, Teguh Pamuji mengatakan, tidak semua penghuni Rutan bisa mencoblos, karena tidak semua masuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Jumlah penghuni Rutan Medaeng saat ini 2.909 orang, namun nama yang masuk DPTb, hanya 953 orang.

Dhani ditahan sejak awal Februari lalu karena sedang menjalani proses persidangan perkara ujaran kebencian melalui Vlog Idiot. Saat ini, persidangannya masuk dalam agenda tuntutan yang akan dibacakan jaksa 23 April mendatang.

Sementara, artis VA dipindah ke Rutan Medaeng sejak akhir Maret lalu. Terdakwa perkara pelanggaran Undang-Undang ITE itu rencananya baru akan disidang pada 24 April mendatang. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved