4 Remaja di Kupang Ditangkap Polisi karena Terlibat Pencurian Brankas Gereja

4 remaja di Kupang Ditangkap Polisi karena terlibat pencurian brankas gereja

4 Remaja di Kupang Ditangkap Polisi karena Terlibat Pencurian Brankas Gereja
KOMPAS.com/SHUTTERSTOCK
Ilustrasi pencurian 

4 remaja di Kupang Ditangkap Polisi karena terlibat pencurian brankas gereja

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Aparat Kepolisian Sektor Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT ), membekuk sejumlah remaja karena terlibat pencurian brankas salah satu gereja di wilayah itu.

Kapolsek Alak Kompol I Gede Sucitra mengatakan, para remaja yang dibekuk tersebut berinisial SD (17), DD (15), BT (13) dan RJF (13).

"Empat orang remaja ini mencuri uang yang disimpan dalam brankas dan amplop di ruang Pusat Pengembangan Anak di Gereja GMIT Pohonitas Manulai 2," ungkap Gede, kepada Kompas.com, Rabu (10/4/2019) malam.

Polri Imbau Masyarakat tak Sebarkan Hoaks Karena Ancamannya 10 Tahun Penjara

Menurut Gede, empat pelaku ini mencuri uang di brangkas gereja sebanyak tiga kali yakni pada 22 Maret, 28 Maret 2019, serta 9 April 2019, kemarin.

Aksi pencurian itu diketahui pihak gereja, setelah menemukan pintu ruangan Pusat Pengembangan Anak telah terbuka dan hilangnya brankas.

Pura-pura Jadi Korban Serangan Teror di Paris, Pria Ini Dijatuhi Hukuman Penjara

Pihak gereja selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Alak. Polisi, lanjut Gede, kemudian melakukan penyelidikan intensif.

Tak berselang lama, empat pelaku itu pun berhasil ditangkap di rumah mereka yang berada di dalam kompleks gereja itu. Akibat aksi pencurian itu, pihak gereja menderita kerugian mencapai belasan juta rupiah.

"Para pelaku sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif," ujar dia. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved