Beragam Cinderamata Dihasilkan dari Pelatihan Sampah Bank NTT
Para peserta pelatihan Bank NTT mampu menghasilkan berbagai cenderamata cantik
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Adiana Ahmad

Beragam Cinderamata Dihasilkan dari Pelatihan Sampah Bank NTT
Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a
POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Tiga hari menyelengarakan pelatihan pengolahan sampah menjadi berkat diprakarsai Bank NTT Cabang Maumere, beragam cinderamata dikerjakan puluhan peserta.
Baju kaos bekas ‘disulap’ menjadi tas belanja, tas handphone, gelas air minum kemasan dijadikan vas bunga, wadah permen dan belasan bentuk kerajinan lain.
Instruktur Rotari Club Bandung Siliwangi, Rita Isdiantini, mengaku senang dengan antusiasme peserta. Jumlah mereka tidak berkurang sejak hari pertama sampai hari terakhir, Jumat (5/4/2019). Kaum ibu rumah tangga, para gadis dan kaum pria sangat serius membuat berbagai kerajinan dari bahan bekas.
• Jika Terbukti Hancurkan Barang Bukti, Seungri Bakal Jadi Tersangka di 5 Kasus!
• Ariel Noah Mengaku Sudah Berusaha Setengah Mati Cari Jodoh, Ini Tipe Wanita Idealnya
“Mereka sangat antusias. Mereka punya potensi. Kami giatkan warga masyarakat terutama anak-anakmuda,mama dan kaum bapak bisa menjadikan pengolahan sampah bagian dari UKM. Mereka sangat paham,” kata Rita kepada POS-KUPANG.COM, Jumat siang di STFK Ledalaro, 8 Km arah barat Kota Maumere, Pulau Flores, Propinsi NTT.
Rita mengakui, peserta sangat paham nilai ekonomis dari bahan-bahan bekas. Ia mencontohkan, Kamis kemarin satu intership membeli produk sebuah tas dari baju kaos bekas seharga Rp 35 ribu. (*)