NTT akan Luncurkan Miras Sopiah, Pengamat Ekonomi: Itu Ide Bagus

Provinsi NTT akan meluncurkan minuman keras ( miras) khas NTT (Sopi) yang diberi nama Sopiah ( Miras Sopiah ).

NTT akan Luncurkan Miras Sopiah, Pengamat Ekonomi: Itu Ide Bagus
PK/IRA
Doktor James Adam 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Provinsi NTT akan meluncurkan minuman keras ( miras) khas NTT (Sopi) yang diberi nama Sopiah ( Miras Sopiah ).

Pengamat ekonomi regional Dr James Adam Phd, mengatakan keputusan itu adalah ide bagus. "Ini ide bagus," katanya kepada POS-KUPANG.COM sewaktu dikonfirmasi, Senin (1/4/2019).

Dikatakan, jika minuman tersebut dibuat berlabel dengan takaran alkohol terukur, bisa membangkitkan ekonomi rakyat kecil.

BREAKING NEWS: Warga Kupang Temukan Mayat Bayi di Jalur 40, Sudah Membusuk dan Berulat

"Itu pertama. Kedua, bisa turunkan tingkat kriminalitas. Berikutnya kecelakaan motor karena minum sopi tanpa takaran. Dari dulu harusnya sudah dibuat. Ini bagus. Ke depan, Sopiah ini bisa menyingkirkan minuman-minuman dari luar NTT," katanya.

Diurai, masyarakat yang mengelola 'Sopi' perlu dikoordinir dengan baik.

Yoseph dan Yustina Senang dengan TNI

"Ini bisa perbaiki ekonomi karena mereka sudah ada pembeli. Tidak perlu cari pembeli lagi," ucapnya.

Para pengelola Sopi tersebut akan mendapat pelatihan tentang pembuatan Sopi oleh perusahaan penadah, kata James.

"Semua orang yang buat sopi akan mengikuti training oleh perusahaan yang membeli Shopia. Supaya produksi sesuai standar. Semua sopi dibeli pemerintah oleh perusahaan, sehingga sesuai yang dibutuhkan. Sehingga bisa jadi, awalnya dijual dengan harga Rp. 25.000 bisa jadi Rp. 40.000. Kemudian, produktivitas ini menjadi lebih rutin karena selalu ada yang tadah," ucapnya.
"Saya sarankan begini. Ke depan boleh juga dibuat tuak manis. Tuak manis itu dibuat soft drink (minuman dingin). Itu luar biasa. Di Thailand, di cafe-cape, banyak yang dibuat minuman lokal jadi soft drink. Tuak juga bisa. Tapi tentu dengan sentuhan teknologi," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran)

Penulis: Lamawuran
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved