Bangunan Liar Mulai Ada di Hutan Mangrove Borong

Bangunan liar sudah merambah ke hutan mangrove di Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Hingga kini bangunan itu belum ditertibkan

Bangunan Liar Mulai Ada di Hutan Mangrove Borong
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
angunan liar di Borong, Kabupaten Manggarai Timur 

Bangunan Liar Mulai Ada di Hutan Mangrove Borong

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | BORONG- Dua bangunan liar berupa rumah yang sudah dibangun di dekat hutan mangrove di pesisir Pantai Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) belum dilakukan penertiban oleh pemerintah.

Dua rumah warga tersebut dibangun persis di bantaran kali yang dikelilingi hutan mangrove.

Bangunan tersebut diduga milik penghuni Pasar Borong yang setiap hari berjualan di pasar.

Dua bangunan rumah di dekat hutan mangrove tersebut sesuai data yang diperoleh POS-KUPANG.COM sudah dilihat Bupati Matim, Agas Andreas, S.H, M.Hum.

Ini Penjelasan Tentang Penyebab Penyakit TB, Bahaya, Penularan dan Pencegahannya

Bahkan Bupati Agas sudah meminta Pol PP Matim dan dinas teknis melakukan penertiban tapi belum ada penanganan di lapangan.

POS-KUPANG.COM yang melintas di ruas jalan menuju ke Pantai Borong atau di belakang Pasar Borong melihat dua rumah tersebut telah berpenghuni.

Bahkan rumah yang dibangun darurat tersebut akan mengganggu program pemerintah yang ingin menata jalan menuju ke Pantai Borong.

"Dua bangunan tersebut sudah ada peringatan dari Bupati Matim tapi belum ada tindaklanjuti. Kami heran kenapa mereka bangunan rumah di bantaran kali yang ada hutan mangrove. Kalau semua bebas bangun rumah maka kami juga bisa bangun rumah," kata warga di kompleks Pasar Borong, Rabu (20/3/2019) siang.

Drama Penyelamatan Bocah yang Terjebak di Reruntuhan, Petugas Terpaksa Lakukan Ini

Pantauan POS-KUPANG.COM, rumah yang dibangun tersebut berada di belakang Pasar Borong yang tahun ini jalannya akan dihotmix pemerintah.

Lurah Rana Loba, Haji Ali kepada wartawan saat dikonfirmasi mengaku akan menyurati dinas teknis agar ada penertiban.

Ia mengungkapkan, sudah ada laporan masuk ke kelurahan dan ia sudah melihat sendiri.

"Memang sungguh tidak pas kalau ada rumah di dekat hutan mangrove," papar Lurah Ali di Borong, Rabu (20/3/2019) siang.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved