19 Tahun Mengajar Guru Asal Alor Ini Baru Dapat Ijazah S1, Simak Kisahnya!

Sudah 19 tahun mengajar guru asal Alor ini baru dapat ijazah S1, simak kisahnya!

19 Tahun Mengajar Guru Asal Alor Ini Baru Dapat Ijazah S1, Simak Kisahnya!
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Urbanus Tanbae, guru SDI Kamanglana Kabupaten Alor, NTT di Hotel Milenium Kupang, Selasa (20/3/2019). 

Sudah 19 tahun mengajar guru asal Alor ini baru dapat ijazah S1, simak kisahnya!

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Wajah Urbanus Tanbae sumringah. Hari ini, Rabu (20/3/2019), ia bersama 918 mahasiswi Universitas Terbuka Program Belajar Jarak Jauh menerima ijazah Sarjana (S1), di Hotel Milenium Kupang.

Urbanus sudah 19 tahun mengajar di sebuah Sekolah Dasar Inpres Kalangmana Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sambil menjalani Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka.

Kodim 1618 TTU Beri Penyuluhan Hukum Bagi Masyarakat di Lokasi TMMD

Bagi Urbanus menjadi guru adalah panggilan hidup yang ia jalani dengan sepenuh hati dan bahagia. "Yah kalau kita mau jadi guru hanya untuk dapat gaji dan bisa hidup, kita tidak sepenuh hati mengabdi," ungkapnya kepada POS-KUPANG.COM, usai acara penerimaan ijazah.

Kendati sibuk mengajar siswa-siswi SDI Kamanglana, tidak membuat semangat kuliahnya kendor. Urbanus belajar lewat modul-modul yang diemin oleh pihak Universitas Terbuka Kupang.

Petani Bawang Ditangkap Terkait Kasus Penganiayaan

Selain lewat modul, Urbanus juga mengakses lewat internet berbagai informasi dari Universitas dan bahan-bahan kuliah.

Apesnya di Kamanglana tidak bisa mengakses internet, maka Urbanus harus pergi ke Ibu Kota Kabupaten, Kalabahi. "Waduh kalau di kampung susah, jadi harus ke Kalabahi di sana baru kita buka internet," ungkap Urbanus.

Selain itu, kata Urbanus, di kampung, tempat ia mengajar masih kesulitan air bersih dan listrik. Namun ia senang karena semangat belahar anak didiknya sangat tinggi.

Ia berharap pemerintah daerah Alor sungguh-sungguh memperhatikan sektor pendidikan di Alor demi peningkatan sumber daya manusia.

"Alor sangat kaya budaya, seni, alam yang indah dan macam-macam tapi kita butuh manusia-manusia cerdas untuk mengolah secara baik kekayaan itu," tegasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved