Operasi Gabungan UPT PPKAD dan Satlantas Jaring 85 Ranmor

Operasi Gabungan UPT PPKAD dan Satlantas Jaring 85 Ranmor Baik Roda Dua Maupun Empat atau Sejenisnya

Operasi Gabungan UPT PPKAD dan Satlantas Jaring 85 Ranmor
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Kegiatan operasi gabungan antara UPT PPKAD NTT wilayah Kupang dan Satlantas Polres Kupang di Tarus, Selasa (12/2/2019) lalu. 

Operasi Gabungan UPT PPKAD dan Satlantas Jaring 85 Ranmor

POS-KUPANG.COM | BABAU - Operasi gabungan antara tim dari UPT PPKAD NTT Wilayah Kabupaten Kupang menggandeng Satlantas Polres Kupang dalam tiga hari ini (12-14 Februari) berhasil menjaring 85 kendaraan bermotor (ranmor) baik roda dua maupun empat atau sejenisnya.

Dari hasil penjaringan ini ditemukan masih banyak pengendara yang belum melunasi pajak termasuk kelengkapan surat-surat kendaraan sudah selesai masa berlaku.

Kepala UPT PPKAD NTT Wilayah Kupang, Yohanes Boro Hali, menyampaikan hal ini melalui Kepala Tata Usaha, Oktavianus Mare, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (14/2/2019).

Warga Jarah Sembako di Kapal Riski Perdana yang Karam di Pantai Muno Lembata

Okto menjelaskan, operasi gabungan melibatkan jajaran Satlantas Polres Kupang mulai dilaksanakan sejak tanggal 12 Februari dengan titik operasi di Tarus.

Pada hari kedua dilaksanakan operasi tanggal 13 Februari dengan titik operasi di Noelbaki dan hari ketiga di kawasan Taklale. Dalam tiga hari operasi gabungan ini, sebanyak 85 kendaraan dijaring.

Kasus Dana PKH di Golo Lewe, Agen dan Pendamping Beda Keterangan Tentang Potongan Jasa Agen

"Kalau dua hari pertama kami jaring 60 ranmor dan hari ketiga 25 ranmor jadi total 85 kendaraan. Operasi lanjutan kami akan pusatkan di Bolok dengan dua titik terpisah. Ini semua kita lakukan untuk menyadarkan warga untuk taat bayar pajak. Kenapa kita libatkan satlantas karena mereka juga bagian dari kerja kita. Kolaborasi program bersama itu sangat dibutuhkan," kata Okto.

Sebelumnya diberitakan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) PPKAD NTT wilayah Kabupaten Kupang menggelar operasi gabungan perdana di awal tahun 2019. Operasi dipusatkan di Tarus, Kecamatan Kupang Tengah ini untuk menyadarkan warga pengendara kendaraan untuk taat aturan berlalulintas dan taat bayar pajak.

Pantauan POS-KUPANG.COM di Tarus, Selasa (12/2/2019), hadir pada operasi ini Kepala UPT PPKAD NTT Wilayah Kupang, Yohanes Boro Hali, Kepala Tata Usaha Oktavianus Mare, Kapolsek Kupang Tengah, AKP Bertha Hangge, KBO Satlantas Polres Kupang, IPDA Robby Buu, S.H.

Operasi dimulai pukul 08.00 Wita ini berjalan aman dan lancar. Setiap pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat dan sejenisnya, baik dari arah Kota Kupang maupun dari arah Noelbaki ditahan untuk dimintai surat kendaraan.

Bagi yang lengkap suratnya, diminta melanjutkan perjalanan sambil tim memberi pesan untuk berhati-hati dalam perjalanan. Bagi yang belum lengkap surat maupun belum membayar pajak diarahkan untuk menemui petugas untuk membayar.

KBO Satlantas Polres Kupang, IPDA Robby Buu mengatakan, kegiatan operasi gabungan ini baru perdana dan akan dilakukan operasi gabungan berikutnya. Kegiatan ini merupakan agenda UPT PPKAD sedangkan Satlantas membantu memperlancar proses operasi.

"Biasanya kita lakukan operasi gabungan setiap dua bulan sekali. Pertama ini kami lakukan di Tarus dan berikutnya di titik lain. Dalam operasi ini, yang kami temukan pajak kendaraan sudah mati dan juga STNK mati. Saya memberi pesan kepada warga bahwa jangan takut polisi tapi takutlah pada aturan. Kita terus sosialisasi melalui sekolah dan perkantoran soal disiplin membayar pajak dan taat beraturan berlalulintas.Kita sosialisasi kepada warga, sebelum mengendarai kendaraan wajib bawa SIM, STNK dan lengkapi fasilitas kendaraan agar tidak ditilang," pintanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved