Inilah 13 Taruna Akpol Dipecat Usai Aniaya Juniornya Hingga Tewas, 2 Anak Jenderal, 7 Anak Kombes

Ternyata, dari ke-13 penganiaya, tujuh di antaranya anak komisaris besar. Bahkan, dua anak jenderal.

Inilah 13 Taruna Akpol Dipecat Usai Aniaya Juniornya Hingga Tewas, 2 Anak Jenderal, 7 Anak Kombes
ANTARA FOTO/R. Rekotomo
Sembilan terdakwa kasus penganiayaan hingga menewaskan seorang Taruna Tingkat II Akpol Bripdatar M. Adam, menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (31/10/2017). 

Ketegasan Polri dalam kasus penganiayaan dan menyebabkan tewasnya taruna junior mendapat pujian.

Ternyata, dari ke-13 penganiaya, tujuh di antaranya anak komisaris besar.

Bahkan, dua anak jenderal.

Sidang penganiayaan taruna Akpol di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis (2/11/2017)
Sidang penganiayaan taruna Akpol di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis (2/11/2017) (KOMPAS.com/NAZAR NURDIN)

////

POS-KUPANG.COM - PEMECATAN 13 taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang terbukti melakukan penganiayaan merupakan langkah maju.

Saelama ini, penanganan kasus penganiayaan di Akpol itu sering tertutup.

Penganiayaan yang dilakukan taruna Akpol menyebabkan tewasnya taruna junior di lembaga pendidikan kepolisian tersebut

"Sikap tegas ini sebuah kemajuan. Selama ini penanganan kasus di Akpol cenderung tertutup. Baru kali ini penanganan kasus di Akpol sangat transparan," tutur Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, Selasa (12/2/2019).

Neta S Pane menyebut, baru kali ini taruna Akpol sebanyak itu dipecat akibat melakukan penyiksaan yang menyebabkan kematian, meski sempat menggantung sejak 2017.

Sementara pemecatan itu diambil setelah digelar sidang Dewan Akademik  (Wanak) Akpol yang dipimpin Gubernur Akpol Irjen Rycko Amelza Dahniel dan dihadiri Kalemdikpol Arief Sulistyanto.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved