Jokowi Sebut Infrastruktur Modal Awal jika Indonesia Mau Bersaing

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menceritakan alasannya mementingkan infrastruktur dalam periode pertama pemerintahannya.

Jokowi Sebut Infrastruktur Modal Awal jika Indonesia Mau Bersaing
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Capres nomor urut 01, Joko Widodo dalam acara silaturahim dan deklarasi dukungan purnawirawan TNI-Polri di Hall C1 JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (10/2/2019). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menceritakan alasannya mementingkan infrastruktur dalam periode pertama pemerintahannya.

Hal ini dia sampaikan ketika berpidato dalam acara deklarasi dukungan alumni SMA Jakarta di Istora Senayan, Minggu (10/2/2019).

Jokowi mengatakan, Indonesia adalah negara besar yang terdiri dari belasan ribu pulau. Di antara pulau tersebut, tidak hanya Pulau Jawa yang harus diperhatikan pembangunan infrastrukturnya.

Purnawirawan TNI-Polri: Harapan Kami, Jokowi yang Bisa Membawa Bangsa Ini Lebih Baik ke Depan

"Semua memerlukan infrastruktur karena infrastruktur merupakan prasyarat negara ini untuk berkompetisi dan bersaing dengan negara lain," ujar Jokowi.

Jokowi berpendapat infrastruktur adalah modal awal jika Indonesia mau bersaing. Tidak mungkin Indonesia bisa berkompetisi dengan negara lain jika tidak memiliki infrastruktur seperti pelabuhan, pembangkit listrik, hingga bandara yang memadai.

Alumni SMA Jakarta Bersatu Deklarasi Dukung Jokowi, Lagu Padamu Negeri Iringi Jokowi ke Panggung

"Ini kenapa 5 tahun ini kita fokus infrastruktur karena infrastruktur adalah pondasi negara ini untuk maju," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan infrastruktur adalah hal yang fundamental dalam kemajuan sebuah negara. Anggaran infrastruktur di bawah pemerintahannya pun terus naik.

Pada awal pemerintahannya, Jokowi mengatakan anggaran infrastruktur hanya Rp 157 triliun. Namun sekarang anggarannya telah mencapai Rp 410 triliun.

"Jadi kalau sekarang pembangunan infrastruktur ada di mana-mana ya wajar karena anggarannya tiga kali lipat dibanding sebelumnya," kata dia. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved