KLB DBD di Kota Kupang, Jefri Sebut Ada Warga Tolak Fogging

Sampai saat ini Pemkot Kupang melalui Dinas Kesehatan masih terus melakukan Fogging /pengasapan untuk membunuh jentik-jentik nyamuk.

KLB DBD di Kota Kupang, Jefri Sebut Ada Warga Tolak Fogging
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sampai saat ini Pemkot Kupang melalui Dinas Kesehatan masih terus melakukan Fogging /pengasapan untuk membunuh jentik-jentik nyamuk. Namun,ada juga warga yang tolak untuk Fogging di rumah dan pekarangannya."

Hal ini disampaikan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, Rabu (6/2/2019). Menurut Jefri, ketika petugas ke lapangan untuk Fogging, ada warga yang tidak mau Fogging. Padahal, ini salah satu upaya mencegah DBD, karena saat Fogging, jentik nyamuk itu mati.

"Karena ada warga Kota Kupang yang tidak mau fogging, saya kemudian tanya lu (kau) mau supaya anak meninggal baru mau buat anak baru lagi ko," kata Jefri.

Ternyata Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD Sikka 2019 Sama dengan 2017

Dijelaskan, dengan fogging tentu mematikan jentik nyamuk yang bersarang baik di pekarangan maupun di dalam rumah.

Terkait pembiayaan terhadap pasien DBD tanpa BPJS, ia mengakui, bagi pasien yang dirawat selama masa status KLB akan ditanggung Pemkot.

Pelayanan Publik Masuk Zona Merah, Ini Tanggapan Wali Kota Kupang

"Khusus bagi pasien DBD yang tidak mengantongi BPJS Kesehatan. Pasien itu cukup membawa KTP Elektronik dan Kartu Keluarga Kota Kupang," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. Ari Wijana, M.Si mengatakan, pernyataan KLB DBD di Kota Kupang belum dicabut atau masih berlanjut.

Menurut Ari, pernyataan KLB yang dikeluarkan Pemerintah Kota Kupang, yakni Walikota Kupang itu belum dicabut.

"Artinya bahwa kasus KLB masih berlanjut dan kami terus melakukan pemantauan dan mendata kasus ini," kata Ari.

Dikatakan, Dinkes Kota Kupang terus melakukan pemantauan terhadap kasus DBD di masyarakat, menyusul adanya KLB.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved