Berita NTT Terkini

Rikardus Ubah Limbah Tenunan Khas NTT Jadi Suvenir Bernilai Ekonomis

ikardus Outniel Yunatan (53), warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT), begitu bersemangat saat menceritakan usaha yang digelutinya.

Rikardus Ubah Limbah Tenunan Khas NTT Jadi Suvenir Bernilai Ekonomis
KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE
Rikardus Outniel Yunatan (53), saat berada di tempat usahanya di Centra UKM C & A, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (3/1/2019) 

POS KUPANG.COM --Rikardus Outniel Yunatan (53), warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT), begitu bersemangat saat menceritakan usaha yang digelutinya.

Rikardus yang biasa disapa Koh Roy ini punya sejumlah usaha di ibu kota provinsi kepulauan itu.

Satu diantaranya yakni berjualan suvenir dan oleh-oleh khas NTT, yang berbahan dasar limbah kain tenunan.

Suvenir itu dijual di Centra UKM C & A, yang terletak di jalan Frans Seda, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Sambil menikmati minuman hangat, Rikardus menuturkan secara detail usaha souvenirnya kepada Kompas.com, yang berkesempatan mewawancarai Minggu (3/2/2019).

Baca juga: Kebijakan Bagasi Berbayar Maskapai Disebut Turunkan Daya Beli Suvenir Wisatawan

Usaha suvenir dirintisnya bersama sang istri, Harijani, sejak tahun 1995, sekembalinya dari Surabaya, Jawa Timur.

Berbekal semangat yang tinggi untuk bisa mengubah kehidupan ekonominya, insinyur Teknik Arsitektur jebolan Universitas Kristen Petra Surabaya tahun 1990 itu kemudian melihat peluang usaha di Kota Kupang.

"Karena latar belakang saya seorang teknik arsitektur, saya kemudian menciptakan sesuatu yang tidak dibuat orang," ucap Rikardus. 

"Kita orang teknik itu seharusnya bisa menciptakan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Halaman
1234
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved