Waspadai Aquaplaning saat Berkendara di saat Hujan Lebat, Jangan Panik, Begini Cara Mengatasinya!

Aquaplaning merupakan gejala di mana posisi ban tidak menapak dengan seutuhnya pada permukaan yang diakibatkan oleh tekanan pada genangan air

Waspadai Aquaplaning saat Berkendara di saat Hujan Lebat, Jangan Panik, Begini Cara Mengatasinya!
www.reifen.de
Aquaplaning - Waspadai Aquaplaning saat Berkendara di saat Hujan Lebat, Jangan Panik, Begini Cara Mengatasinya! 

 
"Gambaran mudahnya seperti batu pipih yang dilemparkan secara menyamping ke danau, batu itu meloncat-loncat dan akhirnya tetap tengelam. Begitu juga dengan kendaraan, hilang traksi yang mengakibatkan slip baik saat akselerasi atau pengereman," ucapnya.

Aquaplaning(www.autobild.de)

Menurutnya, banyak orang masih belum tahu mengenai bahaya melintasi genangan air ketika hujan lebat. Apalagi ditambah dengan kondisi ban yang sudah aus atau tidak memiliki profil yang memadai untuk di lintasan basah.
Pada mobil kemungkinan yang terjadi adalah akan mengalami yang namanya slip dan bisa memutar dengan sendirinya. Sedangkan sepeda motor bisa kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
Penyebab Aquaplaning
Ketika berkendara di musim hujan, Anda perlu berhati-hati ketika melewati genangan air di jalan.

 
Salah satunya adalah gejala aquaplaning, dimana ban mobil mengapung karena alur ban tidak mampu memecah air.

Lantas, apa yang menjadi penyebab aquaplaning?

"Pertama adalah kurangnya tekanan angin yang jauh di bawah standar atau ban cenderung kempes yang menyebabkan daya cengkeram tapak ban ke permukaan jalan tidak maksimal," tegas Adrianto Sugiarto Wiyono, Intruktur Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) kepada GridOto.com.

Cek kondisi ban dengan alat ukur tekanan angin ban.

Karena ketika terdapat beban tapak ban cenderung melengkung ke atas dan tidak menempel pada permukaan jalan.

Sehingga alur pada ban tidak bisa memecah genangan air secara maksimal ketika melewati genangan air.

"Kemudian faktor berikutnya adalah genangan air yang dilewati terlalu tinggi," ujar Adrianto.

Semakin tinggi genangan air pada jalan, semakin kuat juga tekanan air yang membuat ban mobil mengambang dan tidak menempel permukaan aspal.

Hal ini juga didukung dengan kecepatan mobil yang terlalu tinggi ketika melewati genangan air.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved