Berita NTT Terkini

Hari Berbahasa Inggris, Wagub NTT : Minimal ASN Bisa Bahasa Inggris Dasar

daerah NTT adalah daerah potensi pariwisata, karena itu pariwisata berkaitan erat dengan bahasa asing, yakni Bahasa Inggris.

Hari Berbahasa Inggris, Wagub NTT : Minimal ASN Bisa Bahasa Inggris Dasar
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Wagub NTT, Josef Nae Soi

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef A Nae Soi mengatakan, dengan diterapkannya Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Berbahasa Inggris pada Hari Rabu setiap minggu, maka diharapkan para ASN Lingkup Pemprov NTT bisa menggunakan Bahasa Inggris Dasar.

Josef mengatakan hal ini saat ditemui, Rabu (30/1/2019).
Menurut Josef, penerapan berbahasa Inggris itu baru pertama sehingga perlu ada penyesuaian dan pembelajaran.

"Kita harus memulai,walaupun agak sulit, tapi kita dorong supaya ASN belajar sedikit demi sedikit," kata Josef.

Dijelaskan, daerah NTT adalah daerah potensi pariwisata, karena itu pariwisata berkaitan erat dengan bahasa asing, yakni Bahasa Inggris.

"Tapi pelan-pelan, sebab setiap hari mereka belajar 10 kata, 20 kata ‎maka lama-kelamaan akan bisa berbahasa Inggris dengan baik," kata Josef.

12 Orang asal Malaka Ditahan Dinas Nakertrans di Pelabuhan Tenau Kupang, Ini

Dia mengaku optimis,para ASN bisa menggunakan Bahasa Inggris dalam berkomunikasi.‎

"Saya pernah ke Hongkong dan bertemu anak-anak kita di sana. Mereka itu Bahasa Inggrisnya bagus, karena itu saya optimus ASN -ASN kita pasti bisa,"ujarnya.

Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan,Prof.Daniel Kameo mengatakan, NTT secara geografis sangat strategis dan terletak berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia. "Karena itu,dalam berkomunikasi tentu dengan Bahasa Inggris," kata Kameo.

Dia mencontohkan,saat ini banyak tamu dari luar negeri yang datang ke NTT dan bertemu langsung Gubernur NTT.

"Kita bisa lihat,tamu-tamu juga yang datang bertemu pak Gubernur itu banyak dari luar, karena itu para ASN yang bisa berbahasa Inggris dapat berkomunikasi," kata Kameo.

Nike Thene, salah satu ASN Pemprov NTT yang ditemui mengatakan, apa yang digagas oleh Gubernur NTT sangat bagus, karena memotivasi semua orang khususnya ASN untuk berwaspasda‎.

"Bahasa Indonesia kita gunakan, tapi bahasa asing juga perlu. Apalagi NTT saat ini sedang digalaknya bahasa asing," kata Nike.

‎Dikatakan, di lingkup tempat tugasnya, ada ASN yang bisa berbahasa Inggris,bahkan ada yang tidak. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved