Berita Entertainment

Duh, Ungkapan Rindunya Bikin Hati Haru. Dia Cemburu pada Orang yang Setiap Hari Melihat Zumi Zola

Mantan aktor yang juga mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola kini harus mendekam di penjara karena terseret kasus korupsi.

Duh, Ungkapan Rindunya Bikin Hati Haru. Dia Cemburu pada Orang yang Setiap Hari Melihat Zumi Zola
KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG
Zumi Zola bersama istrinya, Sherrin Tharia, dan putra kedua mereka, Zhafran Ziyadh At Thahirah Zola, diabadikan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/6/2016). 

POS-KUPANG.COM--Tidak semua pasangan suami istri menginginkan hidup berpisah. Apalagi suami berada di penjara dan istri hidup sendiri bersama anak anak.

Begitupun yang terjadi pada pasangan Zumi Zola dan Sherrin Tharia.  Sherrin Tharia, nampak tegar menerima kenyataan bahwa sang suami harus dipenjara.

Mantan aktor yang juga mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola kini harus mendekam di penjara karena terseret kasus korupsi.

Seperti diketahui, Zumi Zola ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 9 April 2018.

Ia diduga menerima gratifikasi lebih dari Rp 40 miliar 177 ribu dolar Amerika, dan 100 ribu dolar Singapura.

Proses hukum terhadap Zumi Zola pun masih berjalan hingga sekarang.

Sherrin Tharia dan Zumi Zola
Sherrin Tharia dan Zumi Zola (INSTAGRAM/@stharia)

Kekayaannya Bikin Melongo. Puluhan Motor Yamaha RX-Z Dijadikan Pagar Rumah. Intip Yuk!

Tapaleuk : ‎Katong Musti Urus BPJS

Terbaru, Zumi Zola telah dijatuhi vonis hukuman 6 tahun penjara plus denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis Zumi Zola, terdakwa kasus gratifikasi dan suap terhadap anggota DPRD Jambi, berupa hukuman 6 tahun penjara plus denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Setahun Raup 2,8 Miliar. FaktaTerbaru Praktik Bisnis Layanan Esek-Esek di Kalangan Artis Idonesia

Ternyata Kondom Menjadi Bekal Pasukan Elit TNI AL. Begini Alasannya

Dirkep Kembalikan Berkas Calon Komisaris dan Direksi Bank NTT ke KRN

Pada sidang yang digelar di gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/12/2018) itu, hakim menilai gubernur Jambi nonaktif itu terbukti menerima gratifikasi dari sejumlah orang dan menyuap anggota DPRD Jambi.

Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan pencabutan hak politik untuk dipilih selama 5 tahun setelah menjalani pidana pokok.

Halaman
123
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved