Berita NTT Terkini

Komisi V DPRD NTT Pantau GOR Flobamora ! Ini Penampakannya

Komisi V DPRD NTT melakukan pemantauan GOR Flobamora ‎. Pemantauan dilakukan untuk melihat langsung rehabilitasi bangunan tersebut.

Komisi V DPRD NTT Pantau GOR Flobamora ! Ini Penampakannya
POS KUPANG.COM/ Oby Lewanmeru
Inilah GOR Flobamora yang sudah selesai direhabilitasi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Komisi V DPRD NTT melakukan pemantauan GOR Flobamora ‎. Pemantauan dilakukan untuk melihat langsung rehabilitasi bangunan tersebut.

Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto , Rabu (9/1/2019) mengatakan, pihaknya memantau untuk memastikan penyelesaian rehabilitasi GOR. Apalagi anggaran untuk rehab Rp 5,5 M lebih.

‎Sebelumnya dalam rapat dengar pendapat dengan Dispora NTT, Komisi V DPRD NTT menyayangkan kondisi GOR Flobamora yang baru direhabilitasi namun sudah bocor. Padahal alokasi anggaran untuk rehab itu sebesar Rp 5,5 Miliar (M).

Pasangan Kekasih Tewas Tanpa Busana di Hotel! Bukan Murni Bunuh Diri

Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto mengatakan,  dengan kondisi GOR Flobamora harus diperhatikan oleh dinas dan jangan tetap pada mental lama .

"Gedung itu memang selama ini bocor,kemudian lantai tidak bagus, didinding juga tidak bagus. Padahal dana rehab Rp 5,5 M . Jangan sampai ini ibarat disulap ," kata Jimmi.

Dikatakan, uang yang dialokasikan cukup besar, karena itu perlu diperhatikan, sehingga jangan sampai ada anggapan bahwa rehab itu menggunakan ilmu make up

. "Ilmu make up itu kita lihat di luar bagus tapi di dalamnya ada keropos. Begitu air hujan kena maka air merembes ," katanya

Sedangkan GOR Futsal, Jimmi mengatakan, ada alokasi anggaran beberapa kali mulai dari Rp 2.5 M, alokasi kedua Rp 1 miliar dan terakhir Rp 1 miliar.

"Saya foto gedung GOR Futsal ini dan posting di group banyak komentar ada yang bilang itu Gudang Bulog dijadikan lapangan Futsal," ujarnya.

Sekretaris Dispora NTT,, Lambertus Ara Tukan mengatakan, GOR Flobamora saat ini masa dalam masa pemeliharaan . Masa pemeliharaan itu selama 6 bulan. "Karena itu saat ini masih dalam masa pemeliharaan. Tentu kita minta pihak ketiga untuk memperbaiki," kata Lambertus. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved