Berita Kabupaten Manggarai Barat

BREAKING NEWS: Ketiadaan Bidan di Kampung, Bayi Asal Manggarai Barat Lahir dalam Oto

Diberi nama Oto oleh orang tuanya karena lahir di dalam kendaraan. Oto adalah sebutan bagi kendaraan roda empat di NTT.

BREAKING NEWS: Ketiadaan Bidan di Kampung, Bayi Asal Manggarai Barat Lahir dalam Oto
Nutriclub
ilustrasi bayi 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Seorang bayi laki-laki di Desa Golo Riwu, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), diberi nama Oto oleh orang tuanya karena lahir di dalam kendaraan.
Oto adalah sebutan bagi kendaraan roda empat di NTT.

Bayi ini tidak secara sengaja lahir dalam kendaraan open cup merk carry.

Sekitar Bulan Oktober 2018 lalu, ibu dari sang bayi ini dihantar oleh keluarganya menuju Puskesmas Wae Pitak di Desa Tueng yang jaraknya sekitar 10 Km yang berada di desa tetangga.

Ibu hamil ini terpaksa dihantar ke Puskesmas Wae Pitak karena Pustu di kampunya yaitu di Desa Golo Riwu, sudah hampir dua tahun tidak ada petugas medis termasuk bidan.

Jumlah total ibu hamil di Golo Riwu yang melahirkan dalam perjalanan saat hendak ke Puskesmas desa tetangga sebanyak tiga orang.

Selain itu ada satu orang pria dewasa yang meninggal dunia akibat tidak tertolong secara medis karena tidak ada petugas medis di Pustu desa tersebut.

Ketua Persatuan Pemuda Desa Golo Riwu (PPDGR) Ignasius Didimus Loyola Mense, menuturkan itu kepada POS--KUPANG.COM, Senin (7/1/2019).

Dinsos NTT Siap 250 Ton Beras untuk Bantuan Darurat Bencana

STFK Ledalero Buka Dua Prodi Baru

Gubernur NTT, Viktor Laiskodat Pantau Bibit Pakan Ternak di Batuplat

Menurutnya, bila Pustu di Golo Riwu memiki petugas medis peristiwa melahirkan dalam kendaraan tidak akan terjadi.

Dinsos NTT Siap 250 Ton Beras untuk Bantuan Darurat Bencana

STFK Ledalero Buka Dua Prodi Baru

Teknisi Air Laporkan Suami Kades Oenaek ke Polisi. Begini Alasannya!

"Satu orang ibu hamil melahirkan dalam mobil saat hendak ke Puskesmas Wae Pitak, kurang lebih tiga bulan lalu. Karena melahirkan dalam kendaraan, anaknya diberi nama Oto. Anaknya laki-laki, saat ini anak itu sehat. Total ibu hamil di desa kami yang melahirkan dalam oto sebanyak tiga orang," kata Ignasius.

Saat ditemui POS--KUPANG.COM, Senin pagi, Ignasius memimpin sejumlah anggota PPDGR untuk bertemu bupati Mabar Agustinus Ch Dula.

Mereka meminta bupati agar segera menempatkan tenaga medis di Pustu desa mereka, terutama bidan untuk menangani sejumlah ibu hamil.

Saat ditemui POS--KUPANG.COM, mereka belum bisa bertemu bupati karena bupati sedang rapat.

"Selain melahirkan di dalam oto, ada juga ibu hamil yang misgram karena tidak ada bidan untuk mengecek kandungannya. Kami minta bupati segera menempatkan tenaga medis di desa kami," kata Ignasius.(Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved