Berita Kabupaten Malaka

Korban yang Diterkam Buaya di Malaka Sudah Ditemukan

Korban yang diterkam buaya di muara Desa Badarai, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, Benediktus Seran (35) sudah ditemuka

Korban yang Diterkam Buaya di Malaka Sudah Ditemukan
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Korban yang diterkam buaya di muara Desa Badarai, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, Benediktus Seran (35) sudah ditemuka 

´┐╝POS KUPANG.COM| BETUN---Korban yang diterkam buaya di muara Desa Badarai, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, Benediktus Seran (35) sudah ditemukan, Rabu (2/1/2019) sekitar pukul 13.30 Wita.

Korban ditemukan Polisi, TNI dan warga yang sudah berusaha mencari korban sejak pagi tadi. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Tubuh korban di bagian dada mengalami luka robek besar karena dicabik-cabik buaya.

Jenazah korban sudah diberada di kediamannya di Dusun Umatasi, RT 003/RW 004, Desa Badarai, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka.

Pantuan Pos Kupang.Com, Rabu (2/1/2018) pagi, Kapolsek Wewiku, Iptu Manuel Siri Mau bersama Babinsa Wewiku, Tomi Cimenex dan warga setempat mencari korban menggunakan perahu di muara sejak pukul 06.00 Wita.

Potret Putri Ahok, Nathania Purnama Bersama Keluarga Saat Liburan di Italia

Pencarian yang dilakukan sampai puku pukul 12.00 Wita itu belum menemukan korban. Mereka hanya menemukan usus korban sebanyak tiga kali lalu dikumpulkan dalam kantong plastik. Kapolsek bersama babinsa dan warga kembali ke rumah untuk istirahat sejenak.

Pencarian dilanjutkan kembali pukul 13.00 Wita dan berhasil menemukan jasad korban di muara Badarai.

Lokasi kejadian dengan perkampungan cukup jauh sekitar 500 meter. Dari perkampungan Umatasi menuju TKP harus melewati pematang tambak. Untuk mempercepat waktu, mereka menggunakan perahu motor.

Korban kelahiran Webrimata 1 Juni 1983 ini tewas diterkam buaya saat hendak mencari ikan bersama istrinya di muara menggunakan alat tangkap tradisional di muara Badarai, Selasa (1/1/2019) pukul 18.00 Wita.

Mereka mencari ikan menggunakan alat penangkapan ikan tradisional yang dinamakan kesak.

Saat korban memasang alat penangkapan ikan tersebut, buaya yang diduga sudah berada di sekitar muara langsung menerkam korban dari belakang.

Melihat kejadian itu, istri korban bergegas pulang untuk menyampaikan kejadian tersebut kepada keluarga dan warga tetangga. Selanjutnya keluarga melaporkan peristiwa itu ke Polsek Wewiku untuk ditangani lebih lanjut.

Korban meninggalkan seorang istri Bernadeta Seuk dan lima orang anak. Korban berprofesi petani yang tinggal di Dusun Umatasi, RT 003/RW 004,
Desa Badarai. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved