Pelayanan Samsat Online di NTT Mulai Berlaku Pada Tanggal Ini

Josef menjelaskan, Pemprov NTT dan PT. Bank Pembangunan Daerah bersama 23 pemerintah provinsi se-Indonesia

Pelayanan Samsat Online di NTT Mulai Berlaku Pada Tanggal Ini
POS KUPANG/GORDU DONOFAN
Masyarakat padati kantor Samsat Kota Kupang, Senin (19/2/2018). 

POS-KUPANG.COM - Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi mengatakan, pemerintah menerapkan pelayanan Samsat online. Upaya inovatif dimaksud untuk membantu masyarakat membayar pajak tanpa harus mendatangi kantor Samsat.

Pemprov NTT bersama Polda NTT dan PT Jasa Raharja (Persero) yang tergabung dalam wadah Pembina Samsat Provinsi NTT bekerja sama dengan PT. Bank Pembangunan Daerah NTT mengembangkan layanan Samsat Payment Online Bank NTT.

Josef menjelaskan, Pemprov NTT dan PT. Bank Pembangunan Daerah bersama 23 pemerintah provinsi se-Indonesia, 20 Bank Pembangunan Daerah dan 9 Bank Nasional serta Pembina Samsat Nasional telah melakukan penandatangan nota kesepahaman tentang Pengembangan dan Pemanfaatan Aplikasi Layanan Samsat Online Nasional pada tanggal 15 November 2018.

Ramalan Zodiak Hari Ini, Jumat 7 Desember 2018, Gemini dalam Suasana Aneh, Cancer Penuh Harapan

Pernyataan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat Soal Komodo Dinilai Terlalu Vulgar, Pahami 6 Tips

Kalahkan Donald Trump BTS Menangi Person of the Year 2018 Majalah Time

"Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, Pemprov NTT menunjukkan kesiapan dan membuktikan kita mampu dan tidak tertinggal dari daerah lainnya di Indonesia," kata Josef dalam Rapat Koordinasi Pembina Samsat Tingkat Provinsi NTT di Hotel Neo Kupang, Kamis (29/11/2018) lalu.

"Layanan ini adalah sistem yang memungkinkan pemilik kendaraan bermotor di wilayah NTT dapat melaksanakan kewajibannya melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor di seluruh unit dan kanal elektronik Bank NTT diantaranya Teller, ATM, EDC, dan lainnya tanpa harus mendatangi kantor Samsat," tambahnya.

Mantan anggota DPR RI dari Partai Golkar ini mengingatkan Pembina Samsat Provinsi NTT dan Bank NTT agar melakukan langkah cepat dan tanggap dengan Pembina Samsat Pusat untuk menindaklanjuti nota kesepahaman sehingga dapat segera diimplementasikan.

Mengutip peryataan Kepala Korlantas Pusat Mabes Polri, Josef mengatakan Samsat Online Nasional berjalan mulai 1 April 2019. Direktur Umum Pemasaran Bank NTT, Alex Riwu Kaho mengatakan Bank NTT sudah siap untuk mendukung optimalisasi Samsat online.

Alex menyebut keuntungan dari Samsat online, yaitu peningkatan penerimaan keuangan daerah. "Dari sisi pelayanan tentunya akan semakin tertata. Birokrasi dan volume kerja ada penurunan karena ada sistem aplikasi online. Akuntabiliti juga makin tertata," papar Alex.

Menurut Alex, yang masih diperlukan dalam upaya menuju sistem Samsat online adalah edukasi kepada wajib pajak sehingga masyarakat di seluruh pelosok sadar untuk membayar pajak tepat pada waktunya.

Dikatakannya, hingga saat ini Bank NTT sudah menyiapkan 13 mobil kas keliling. "Mau tambah lagi 5 unit. Kalau ada Samsat keliling maka armada ini akan kita siapkan untuk pelayanan samsat keliling," ujarnya.

Dirlantas Polda NTT, Kombes Pol RD Ping Pringadhi Supardjan menjelaskan, sistem pelayanan Samsat online mempermudah masyarakat melakukan pembayaran kapan dan di mana saja. "Kalau kita ada di luar kota dan tenggat waktu pembayaran pajak sudah jatuh tempo maka tinggal bayar secara online," jelasnya.

Menurutnya, selain edukasi masyarakat, pemerintah juga perlu mendorong pihak Telkom untuk meningkatkan jaringan internet di NTT. "Percuma kalau online masih kembali ke samsat," katanya.

Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi NTT, Hali Lanan Elias mengatakan, dengan sistem daring, para penunggak pajak diharapkan bisa membayar pajak tepat pada waktunya. "Setelah dikaji ternyata pemilik punya uang tapi dia tidak punya waktu untuk datang ke loket-loket pembayaran. Jadi diharapkan penunggak itu berkurang," kata Elias.

Kepala UPT Samsat Kabupaten Flores Timur, Rosilani Kalumata menyambut baik upaya pemerintah membuat sistem Samsat online. Menurutnya, langkah terobosan tersebut akan sangat bermanfaat. "Masyarakat terbantu sekali. Saya sangat mendukung. Wajib pajak tidak buang waktu, dia tinggal bayar secara online," ujar Rosilani. (ll)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved