Berita Kabupaten Belu Terkini
Kapolres Belu Periksa Anggota yang Terlibat Selundup Mobil
Kapolres Tobing tidak tinggal diam terkait masalah yang melibatkan anggotanya. Ia akan menindak tegas oknum yang terlibat.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas
POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Aksi penyelundupan mobil ilegal ke negara Timor Leste yang diduga ada keterlibatan oknum anggota Polres Belu membuat Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing geram.
Kapolres Tobing tidak tinggal diam terkait masalah yang melibatkan anggotanya. Ia akan menindak tegas oknum yang terlibat.
"Terkait berita yang menywbutkan anggota Polres Belu terlibat dalam penyelundupan, saya akan tindak tegas," tegas Kapolres Tobing kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (6/12/2018) malam.
• Anies Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru
Kapolres sudah memerintahkan anggotanya untuk mengecek dan memeriksa oknum anggota yang terlibat dalam aksi penyelundupan mobil yang digagalkan anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat di Wini, Kabupaten TTU, Rabu (5/11/2018).
Menurut Kapolres Tobing, selaku pimpinan ia tidak tinggal diam dengan masalah yang melibatkan oknum anggota Polres Belu.
• KPK Serahkan Usulan Teknis Penyadapan ke DPR
Ia akan mengecek dan memeriksa oknum anggota tersebut dan apabila terbukti, oknum yang bersangkutan akan diproses sesuai aturan.
Diberitakan POS-KUPANG.COM, mobil jenis toyota avanza velos digagalkan anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat saat hendak diselundupkan ke Timor Leste di Pintu Lintas Batas Negara (PLBN) Wini Selasa (4/12/2018) sekitar pukul 11:45 Wita.
Diduga kuat penyelundupan mobil ilegal itu karena ada keterlibatan anggota Polres Belu berinisia AB. Pasalnya AB anggota Polres Belu itu yang meminta DE untuk membawa mobil tersebut masuk ke Distrik Oecusi, Timor Leste.
Hal ini dibenarkan Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, Mayor (Inf) Hendra Saputra. (*)