Berita Sumba Timur Terkini

Guru SD di Sumba Timur Mengaku Mendapat Pengalaman Baru di Acara Gelar Karya Komunitas KKG

Guru SD di Sumba Timur Mengaku Mendapat Pengalaman Baru di Acara Gelar Karya Komunitas KKG

Guru SD di Sumba Timur Mengaku Mendapat Pengalaman Baru di Acara Gelar Karya Komunitas KKG
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Para siswa sedang mengunjungi stand pameran Gelar Karya Komunitas KKG, Sabtu (1/12/2018). 

Guru SD di Sumba Timur Mengaku Mendapat Pengalaman Baru di Acara Gelar Karya Komunitas KKG

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Ratusan para guru yang tergabung dalam 23 Komunitas Kelompok Kerja Guru (KKG) dari 22 Kecamatan di Kabupaten Sumba Timur unjuk seni dan kreativitas dengan memamerkan hasil karya berupa hiasan literat di booth atau stand masing-masing peserta Komunitas dalam kegiatan Gelar Karya dan Kompetisi Literasi di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi Kota Waingapu yang berlangsung sejak, Jumat (30/11/2018)-Sabtu (1/12/2018).

Selain mememarkan hasil karya literat, para guru di 23 Komunitas KKG juga ikut memamerkan hasil kreasi Big Book yang selama ini dikenal sebagai media bantu pembelajaran aktif di kelas awal sekolah dasar (SD) dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dan INOVASI kerja sama Pemerintah Australia dan Kementerian Pendidikan RI itu.

Ratusan Guru Kelas Awal Tergabung Dalam 22 Komunitas KKG di Sumba Timur Pamerkan Hiasan

Dalam kegiatan itu juga para guru mengaku mendapatkan banyak pengalaman yang baru dan cukup menarik untuk bisa diterapkan di sekolah mereka dalam pembelajaran literasi dan numerasi.

Maria Dada Gole, salah satu guru dari Komunitas KKG Pandawai 2 ketika ditemui POS-KUPANG. COM di sela kegiatan pameran itu, Sabtu (1/12/2018) mengaku sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan literasi berbasis KKG.

300 Burung Ikut Lomba Burung Berkicau di Kodim 1621 TTS

"Dan begitu kami mengikuti kegiatan KKG tersebut ada begitu banyak perubahan yang dialami dan dengan adanya gelar karya itu ada begitu banyak contoh dan pengalaman-pengalaman yang menarik yang baru dari setiap sekolah-sekolah yang saya dan teman-teman guru peroleh," kata Maria.

Maria juga berjanji, ketika pengalaman yang diperoleh dari Gelar Karya tersebut mereka pulang di sekolah masing-masing untuk lebih bersemangat dan mencoba untuk diterapkan di sekolah mereka masing-masing.

"Dengan harapan agar anak didik khususnya kelas awal lebih kaya akan literasi dan numerasi,"ungkap Maria.

Guru lainya, Samsudin Talib juga mengaku melalui Gelar Karya Komunitas KKG tersebut sangat bermanfaat karena mereka bisa melihat apa yang dikerjakan dengan maksud teknik-teknik pembelajaran atau cara-cara dari komunitas lain yang digunakan untuk mempercepat anak bisa membaca.

Talib juga sangat berharap setelah usai gelar karya tersebut mereka bisa menerapkanya di sekolah mereka masing-masing sebab mereka juga sudah pernah melakukan uji coba dan metodenya cukup efektif.

Talib juga menyampaikan terima kasih kepada INOVASI yang telah mau bekerja sama dengan Pemda Sumba Timur untuk pembelajaran literasi dan numerasi.

Adapun yang dipamerkan dalam Gelar Karya itu juga seperti big book yang berisi gambar dan tulisan, begitu juga gambar langsung ditulis dengan nama dari gambar itu, tulisan-tulisan huruf dengan hiasan berwarna-warni, hasil kerajinan tangan para guru dan lain sebagainya.

Dalam pameran tersebut juga terlihat bagi guru atau pun tamu yang hadir untuk mengunjungi setiap stand pameran milik masing-masing Komunitas KKG tersebut wajib membubuhi nama, tanda tangan, kesan dan saran.

Terlihat juga anak-anak SD kelas 1-3 di sekolah terdekat di dekat dengan lokasi pameran itu datang berbondong-bondong untuk melihat pameran itu. Mereka juga diberikan ruang untuk membaca dan mengambar serta menulis. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved