Berita NTT Terkini

Lima Cabang Olahraga Ini Dipertandingkan untuk Meriahkan HUT ke-60 Provinsi NTT

Lima cabang olahraga (cabor), akan dipertandingkan dalam rangka memperingati HUT ke-60 Provinsi NTT.

Lima Cabang Olahraga Ini Dipertandingkan untuk Meriahkan HUT ke-60 Provinsi NTT
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Para atlet mengikuti acara pembukaan pertandingan HUT ke-60 Provinsi NTT di Aula Rujab Gubernur, Senin (19/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Lima cabang olahraga (cabor), yakni kempo, tinju, taekwondo, futsal dan atletik akan dipertandingkan dalam rangka memperingati HUT ke-60 Provinsi NTT. Kompetisi ini diselenggarakan sejak 19 November sampai 7 Desember 2018.

Acara sudah dibuka di Aula Rujab Gubernur, Senin (19/11/2018). Pertandingan lima cabang olahraga ini juga merupakan bagian dari seleksi atlet menghadapi POPNAS XV Tahun 2019 di Papua dan PON XX Tahun 2020 juga di Papua.

Baca: Tokoh Agama: Mencegah Pencurian dan Perampokan Harus Dimulai dari Keluarga Sendiri

Untuk cabang olahraga atletik 5 K diselenggarakan pada 4 Desember 2018 dan 10 K pada 5 Desember 2018 di Penfui. Cabor tinju diadakan sejak 19-25 November di Lapangan Tenis PUPR Provinsi NTT. Futsal diadakan di GOR Futsal Oepoi 3-7 Desember 2018. Taekwondo diadakan di Aula Ben Mboi 1-3 Desember 2018. Kempo dilangsungkan di Gedung Serbaguna KONI NTT pada 26-30 November 2018.

Baca: Bupati Sumba Tengah Beri Waktu 3 Bulan Kadis PU dan Perumahan Rakyat Selesaikan Air Bersih

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutan yang dibacakan Asisten 1 Setda NTT, Michael Fernandes, meminta para atlet bertanding dengan baik, sportif dan mengedepankan kerja keras dalam meraih prestasi.

"Dengan jiwa dan semangat olahraga para atlet diharapkan menjadi agen perubahan," katanya.

Ia kembali mengajak semua pihak untuk mendukung program kerja pemerintah seperti Revolusi Hijau dan Revolusi Biru. Revolusi Hijau merupakan gerakan menanam kelor karena kelor dapat mengatasi persoalan gizi buruk dan stunting di NTT.

Sedangkan revolusi biru merupakan program pemerintah yang fokus pada tambak garam. Ia juga meminta masyarakat mendukung program pemerintah lainnya yakni moratorium tambang dan pengiriman tenaga kerja Indonesia ke luar negeri. (*)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved