Berita Ekonomi Bisnis

Butuh 1,4 Miliar Dollar AS Untuk Produksi Satu Unit Pesawat R80

Ilham Habibie mengatakan, untuk membuat satu unit pesawat R80 dibutuhkan dana sebesar 1,4 miliar dollar AS.

Butuh 1,4 Miliar Dollar AS Untuk Produksi Satu Unit Pesawat R80
KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA
Komisaris PT Regio Aviasi Industri, Ilham Habibie saat di Jiexpo Kemayoran, Jumat (9/11/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Komisaris PT Regio Aviasi Industri (RAI), Ilham Habibie mengatakan, untuk membuat satu unit pesawat R80 dibutuhkan dana sebesar 1,4 miliar dollar AS.

"Untuk pesawat itu butuh 1,4 miliar dollar AS," ujar Ilham di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Ilham menambahkan, pihaknya saat ini sedang melakukan penjajakan dengan beberapa perusahaan asing yang hendak berinvestasi untuk pengembangan pesawat R80.

Baca: Setelah Bangun Bendung dan Jaringan Irigasi, Petani Buntal Panen Padi Tiga Kali Setahun

Selain dengan perusahaan asing, pihaknya juga berencana menggandeng PT Dirgantara Indonesia (persero) untuk mengembangkan pesawat ini.

"Kalau dari luar mau ikutan biasanya dia menanggung sendiri untuk investasi. Jadi bagaimana dia bisa mendapatkan biaya itu balik, dengan kita menjual pesawat dia akan mendapat bagian dari penjualan itu. Pola itu disebut risk revenue sharing. Itu memang lazim dalam dunia industri kedirgantaraan," kata Ilham.

Baca: Daerah Irigasi Buntal Menyulap Padang Ilalang Menjadi Hamparan Sawah

Mengenai penggalangan dana yang sempat dilakukan untuk pengembangan pesawat ini, kata Ilham, hal itu bertujuan hanya untuk melihat dukungan masyarakat terhadap proyek ini.

"Kami melakukan itu untuk memperlihatkan pada publik bahwa masyarakat Indonesia mendukung ini. Yang telah dilakukan itu hampir Rp 10 miliar, tapi itu belum 1 juta dollar AS. Padahal untuk pesawat itu butuh 1,4 miliar dollar AS. Jadi kalau dengan crowd funding tidak akan bisa," ucap dia. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved