Berita Kota Kupang

Komisi V DPR RI Setujui Rp 18 M Untuk Penataan Kawasan Petuk

Komisi V DPR RI telah menyetujui anggaran untuk penataan kawasan jalan lingkar luar di Kota Kupang di Petuk.

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/EDY HAYON
Ketua Komisi V DPR RI, Fari Francis dan anggota bersama Walikota Kupang ketika memantau jembatan Petuk, Kamis (1/11/2018) 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM I PENFUI--Komisi V DPR RI telah menyetujui anggaran untuk penataan kawasan jalan lingkar luar di Kota Kupang di Petuk.

Saat ini jalur jalan Petuk I, II dan III sudah selesai pengerjaannya dan masih ada beberapa kegiatan untuk penataan kawasan ini menjadi ikon Kota Kupang.  Total anggaran yang disetujui sebesar Rp 18 miliar.

Dua jalur di Jembatan Petuk I di Penfui, Kota Kupang sudah diaspal lagi, Sabtu (4/8/2018)
Dua jalur di Jembatan Petuk I di Penfui, Kota Kupang sudah diaspal lagi, Sabtu (4/8/2018) (POS KUPANG/EDY HAYON)

Hal ini dikatakan Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Fari Dj Francis dan Kepala BPJN X Kupang Muktar Napitupulu di sela-sela memantau proyek jalan Petuk, Kamis (1/11/2018).

Fary Francis
Fary Francis (istimewa)

Fari yang didampingi beberapa anggota Komisi V DPR RI menjelaskan, untuk akses jembatan di Petuk I, II dan III sudah selesai termasuk akses jalan tetapi kekurangan 200 meter. Tahun 2019 dipastikan seluruh akses jalan yang ada sudah bisa mencapai kawasan AURI Kupang tinggal dilakukan pendekatan salah satu keluarga yang belum menyerahkan tanah untuk kelanjutan proyeknya.

Jembatan Petuk I, Penfui Kupang
Jembatan Petuk I, Penfui Kupang (pos kupang.com, edy hayong)

"Untuk dana kita sudah ketuk persetujuannya dan melalii BPJN X Kupang kita harapkan dapat menyelesaikan kekurangan yang ada," katanya.

Menurut Fari, ada yang baru dengan kehadiran jembatan dan jalur Petuk menjadi obyek wisata para warga untuk berfoto-foto sehingga direncanakan pengembangan jembatan Petuk menjadi ikon Kota Kupang dengan membuat ornamen dengan nuanasa khas budaya NTT.

Salah satu mega proyek yakni pembangunan jembatan Petuk yang berada di wilayah Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, sedang dikerjakan. Sabtu (16/1/2016)
Salah satu mega proyek yakni pembangunan jembatan Petuk yang berada di wilayah Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, sedang dikerjakan. Sabtu (16/1/2016) (POS KUPANG/JOHN TAENA)

"Kita minta BPJN bisa koordinasi dengan provinsi dan kota untuk persiapkan ornamen-ornamen khas NTT di kawasan Jembatan Petuk. Saya bersama teman-teman Komisi V hadir di sini untuk memastikan tanah tidak bermasalah. Anggaran sudah ada tinggal koordinasi bersama untuk desain nuansa lokalnya," ujar Fari.

Jembatan Petuk 2 di lintasan jalan lingkar luar Kota Kupang yang dbangun menggunakan dana APBN TA 2012 dengan panjang 40 meter lebih membelah dua jalur. Gambar diabadikan, Rabu (30/9/2014)
Jembatan Petuk 2 di lintasan jalan lingkar luar Kota Kupang yang dbangun menggunakan dana APBN TA 2012 dengan panjang 40 meter lebih membelah dua jalur. Gambar diabadikan, Rabu (30/9/2014) (Ferry Ndoen)

Sementara Napitupulu menambahkan, kehadiran jalur lingkar luar petuk ini menjadi alternatif menjawabi kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Kota Kupang. Prediksinya sekitar 30-40 persen bisa menekan angka kemacetan kendaraan. Memang diakuinya ada rencana untuk pembangunan jembatan kembar di Liliba namun untuk sementara waktu pemerintah pusat mengalokasikan dana untuk penyelesaian di petuk dan akan menyusul di Liliba.

Komisi V DPR RI kunjungan lokasi pekerjaan Jembatan Petuk
Komisi V DPR RI kunjungan lokasi pekerjaan Jembatan Petuk (Pos Kupang/Hermina Pello)

Menurutnya dalam kaitan dengan penataan di Petuk ada tiga kegiatan lanjutan pada tahun 2019.

Papan proyek informasi pembangunan Jembatan Petuk di lokasi pembangunan, di wilayah Petuk, Kelurahan Kolhua, Kota Kupang.
Papan proyek informasi pembangunan Jembatan Petuk di lokasi pembangunan, di wilayah Petuk, Kelurahan Kolhua, Kota Kupang. (ist)

Alokasi anggaran untuk ornamen sebesar Rp 5 miliar, dan sisa jalan sepanjang 250 meter yang rencananya dibuat empat lajur termasuk lebarnya sebesar Rp 4 miliar dan sisanya sebelah kanan dari arah barat menyisahkan dua lajur 950 meter sudah dianggarkan dana sebesar Rp 9 miliar sehingga totalnya Rp 18 miliar.

Fary Francis
Fary Francis (Istimewa)

"Kita harapkan ini lelang tinggi sehingga pada Januari 2019 sudah mulai dikerjakan dan butuh waktu 3-4 bulan sehingga pada Mei 2019 warga Kupang sudah bisa menikmati keindahan kawasan Petuk," katanya.(*)


Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved