Berita Kabupaten Kupang
Pemkab Kupang Setujui Adanya Moratorium Tenaga Kerja
Pemkab Kupang menyetujui adanya kebijakan moratorium pengiriman tenaga kerja ke luar negeri oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong
POS KUPANG.COM I OELAMASI--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang menyetujui adanya kebijakan moratorium pengiriman tenaga kerja ke luar negeri oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.
Baca: Gelorakan Semangatmu untuk Lembata
Baca: Ternyata Ini Penyebabnya Siswi dari Nagerawe Dilarikan ke Puskesmas Boawae
Baca: 700 Anak Hadir Acara Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia
Baca: Benarkah Biji Alpukat Ternyata Kaya Manfaat Bagi Kecantikan Wajah dan Rambut?
Langkah lanjutan yang diambil Pemkab Kupang adalah mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) calon tenaga kerja dengan bekal keterampilan pada balai latihan kerja (BLK) yang kini tengah dipersiapkan pembangunannya.
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kupang, Korinus Masneno menyampaikan hal ini kepada POS KUPANG.COM, di ruang kerjanya, Selasa (30/10/2018).
Baca: Ini 4 Kasus Pembantaian Paling Memilukan Sepanjang Sejarah, Miris Loh!
Baca: BMKG Beri Peringatan Dini Agar Waspadai Gelombang Setinggi Dua Meter di Beberapa Perairan NTT
Baca: Tampil Cantik dan Anggun, Maia Estianty Ucap Alhamdulillah Menikah dengan Irwan Mussry
Baca: Cinta Segitiga TKW Asal Hongkong Berakhir di Tangan Polisi
Masneno mengatakan, apa yang disampaikan gubernur itu merupakan langkah positif agar pemerintah mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) calon tenaga kerja dengan baik. Hal ini tentu berdampak pada tenaga kerja itu sendiri sesuai permintaan pasar kerja di luar negeri agar tidak menjadi korban.
Baca: Yuk Kepoin! Zodiak Ini Diwanti Wanti Mulai Hubungan yang Baru. Anda Termasuk?
Baca: Artis Ini Jatuh Bangun Dalam Karier Kini Dikabarkan Jadi Mualaf, Yuk Simak 5 Fakta Tentang Dirinya
Baca: Begini Tanggapan Rusdi Kirana Saat Pemerintah Australia Larang Pegawai Naik Lion Air
Khusus di Kabupaten Kupang, katanya, langkah yang diambil adalah membangun BLK untuk membekali keterampilan bagi tenaga kerja. Saat ini BLK sudah dibangun dan diharapkan dalam waktu dekat sudah bisa digunakan.(*)