Berita Lifestyle

Ini 4 Kasus Pembantaian Paling Memilukan Sepanjang Sejarah, Miris Loh!

Bukti ini dapat ditemukan selama penggalian arkeologi karena kuburan massal kadang-kadang terawetkan dengan baik.

Editor: Rosalina Woso
listverse
Korban Perang 

 POS-KUPANG.COM-- Pembantaian telah dilakukan sepanjang sejarah manusia.

Bukti ini dapat ditemukan selama penggalian arkeologi karena kuburan massal kadang-kadang terawetkan dengan baik.

Teks-teks kuno juga dapat memberikan informasi rinci tentang kekejaman masa lalu.

Baca: BMKG Beri Peringatan Dini Agar Waspadai Gelombang Setinggi Dua Meter di Beberapa Perairan NTT

Baca: Uskup Atambua dan Bupati Malaka Makan Adat Bersama

Baca: Tampil Cantik dan Anggun, Maia Estianty Ucap Alhamdulillah Menikah dengan Irwan Mussry

Selain itu juga menunjukkan sisi gelap dari sifat manusia dan kengerian yang mereka perbuat.

Dilansir TribunTravel.com dari laman listverse.com, 4 kasus pembantaian kuno paling memilukan sepanjang sejarah.

1. Pengorbanan Anak

Pengorbanan anak terbesar yang ditemukan sejauh ini terletak di pantai utara Peru dan dilakukan oleh Kekaisaran Chimu antara 1400 hingga 1450.

Pengorbanan anak
Pengorbanan anak ((listverse) )

Pada tebing dekat lautan, 140 anak dan 200 llama ditemukan.

Anak-anak berusia 5–14 tahun, dengan sebagian besar berusia 8–12 tahun.

Mereka memiliki pigmen merah yang terbuat dari cinnabar yang dioleskan di wajah mereka.

Para llama semuanya berusia 18 bulan atau kurang, dan kebanyakan dari mereka dimakamkan menghadap ke timur Andes.

Baca: Cinta Segitiga TKW Asal Hongkong Berakhir di Tangan Polisi

Baca: Yuk Kepoin! Zodiak Ini Diwanti Wanti Mulai Hubungan yang Baru. Anda Termasuk?

Baca: Artis Ini Jatuh Bangun Dalam Karier Kini Dikabarkan Jadi Mualaf, Yuk Simak 5 Fakta Tentang Dirinya

Ada juga tiga manusia dewasa yang dikubur di dekatnya.

Mereka semua dibunuh dengan cara dipukul menggunakan senjata tumpul di bagian kepala.

Semua penguburan diyakini berasal dari satu peristiwa.

Jejak kaki yang diawetkan, menunjukkan orang dewasa, anak-anak, llamas muda, dan anjing dibawa dari utara dan selatan dan bertemu di tengah tebing untuk pengorbanan.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved