Berita Kota Kupang Terkini
Jalin Kerja Sama Pemkot Kupang, Ini Komitmen Bank NTT
Pemerintah Kota Kupang menandatangani MoU bersama PT BPD Bank NTT untuk penyaluran Rastra Daerah dalam Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Kota Kupang menandatangani MoU bersama PT BPD Bank NTT untuk penyaluran Beras Sejahtera (Rastra) Daerah dalam bentuan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Penerapan Cash Management System.
MoU juga dilakukan dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan kerja bagi ASN di lingkup Pemerintah Kota Kupang, di Kantor Walikota Kupang, Senin (29/10/2018).
Plt Direktur Utama PT BPD bank NTT, Absalom Sine, mengatakan, penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama antara Bank NTT dan Pemerintah Kota ini dalam penyaluran Bantuan Sosial non Tunai dan penerapan Cash Management System.
Baca: Temuan BPK Rp 47,5 Miliar di Sikka, Batas Waktu Selesaikan 60 Hari Diserahkan ke APH
Bank NTT mengapresiasi dukungan yang diterima dari Pemerintah Kota dengan merespon untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi Pemerintah Kota dalam hal keuangan.
Salah satu bentuknya, dengan program cash management system sebagai salah satu aplikasi online yang ditujukan untuk kebutuhan transaksi perbankan di lingkup Pemerintah Kota.
Baca: Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda, Masneno Ingatkan Pesan Presiden Soal Program Revolusi Mental
Aplikasi ini untuk memudahkan Pemkot dalam transkasi kekuangan yang sejalan dengan gerakan nasional pembayaran non tunai.
Absalom menjelaskan dalam melakukan transanksi ini ada tiga tahapan yang harus dilakukan yaitu memeriksa dan menyetujui. Setelah melalui tahapan-tahapan ini baru bisa dilaksanakan.
Diakuinya aplikasi ini memang belum familiar bagi ASN di lingkup Pemkot. "Secara teknis teman-teman di level divisi dan teknis akan bersama dengan teman-teman level teknis Pemkot untuk penerapan aplikasi ini agar program dapat berjalan," ujarnya.
Sedangkan mengenai program Bantuan Sosial non tunai yang telah dilaksanakan dari 3.000 sasarnan penerima BPNT sudah ada 2570 penerima yang membuka rekening dan masih tersisa 430 orang lagi
"Kami targetkan dalam rentan waktu yang tidak cukup lama sudah bisa mencapai target. Ratusan orang ini belum membuka rekening karena terkait kendala administrasi penerima," tambahnya. (*)