Berita Kabupaten Kupang

Dukung Instruksi Gubernur, Pemkab Kupang Siap Bentuk Dinas Kebersihan dan Pertamanan

Khusus di Kabupaten Kupang sudah ditanggapi dengan pembentukan OPD otonom yang tugasnya memperhatikan kebersihan dan keindahan.

Dukung Instruksi Gubernur, Pemkab Kupang Siap Bentuk Dinas Kebersihan dan Pertamanan
POS KUPANG/EDY HAYON
Wabup Korinus Masneno 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OELAMASI--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang mendukung penuh instruksi Gubernur NTT soal program kebersihan. Menjawabi instruksi ini, pemkab segera membentuk organisasi perangkat daerah (OPD) baru yakni Dinas Kebersihan dan Pertamanan yang bertugas khusus memperhatikan kebersihan lingkungan.

Pelaksana Tugas (Pt) Bupati Kupang, Korinus Masneno menyampaikan hal ini kepada POS KUPANG.COM, Jumat (26/10/2018).

Baca: Orang Kedang Menari Sepanjang Jalan, Saat Pembukaan Expo Uyelewun Raya

Baca: Mau Video Call Empat Orang Sekaligus di WhatsApp? Begini Loh Caranya

Baca: Amerika Dibikin Babak Belur Saat Jendral Sudirman Pakai Taktik Ini. Yuk Simak

Baca: Kembar Tujuh Di Dunia yang Sempat Viral, Begini Kabar Mereka Sekarang

Korinus mengatakan, instruksi gubernur soal kebersihan ini merupakan perintah dan wajib hukumnya ditindaklanjuti pemerintah di tingkat kabupaten/kota. Khusus di Kabupaten Kupang sudah ditanggapi dengan pembentukan OPD otonom yang tugasnya memperhatikan kebersihan dan keindahan.

Dinas ini akan mengatur teknis di lapangan untuk melaksanakan tugas rutin menyangkut kebersihan.

"Kita tengah lakukan persiapan pembentukan satu OPD baru yakni Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Mereka akan tata petugas untuk laksanakan tugas rutin untuk penataan. Jadi kita dukung penuh instruksi pak gubernur," ujar Korinus.

Dirinya mengakui telah memerintahkan pimpinan OPD untuk menjaga lingkungan kantor dengan menyiapkan kotak sampah. Semua aparatur sipil negara (ASN) wajib menjaga kebersihan di lingkup kerja masing-masing dengan tidak membuang sampah plastik sembarangan.

"Saya perintahkan semua pimpinan OPD sampai ke kecamatan dan desa untuk jaga kebersihan. Mereka harus lakukan kegiatan ini sebagai kebiasaan tidak hanya karena ada instruksi. Ini sebagai gerakan moral bahwa kebersihan merupakan kebutuhan yang wajib dilaksanakan," kata Korinus.

Soal aturan berupa sanksi pada siapapun yang membuang sampah sembarangan berupa uang Rp 50.000, Korinus mengatakan, jangan melihatnya dari sanksi tetapi harus ada kesadaran dalam diri bahwa ini perintah pimpinan yang merupakan gerakan moral. Untuk itu, semua pihak bukan saja ASN tetapi seluruh warga Kabupaten Kupang harus menyadari untuk menjaga kebersihan lingkungan terutama di tempat tinggal masing-masing.(*)


 
 

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved