Berita Kabupaten TTU Terkini

Generasi Mudah TTU Harus Terhindar dari HIV/AIDS! Ini Tujuannya

mereka adalah generasi muda dan mereka masih bisa berperan melanjutkan informasi mengenai waspada HIV dan AIDS

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Sekretaris KPAD Kabupaten TTU, dr. Rienarmy Satriany Usfinit, MPH. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD), Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), dr. Rienarmy Satriany Usfinit, MPH mengatakan, generasi muda harus terhindar dari penularan HIV dan AIDS.

"Karena mereka adalah generasi muda dan mereka masih bisa berperan melanjutkan informasi mengenai waspada HIV dan AIDS," ungkap dr. Rienarmy kepada Pos Kupang usai memberikan materi pada kegiatan mabim mahasiswa baru Fisipol Unimor, Sabtu (20/10/2018).

Baca: Kasus Sumi Bunuh Istri di Kupang! Keluarga Serahkan Proses Hukum ke Polisi

Baca: Politeknik Negeri Kupang FC Juarai Faperta Cup XXXIII 2018

dr. Rienarmy mengatakan, penting memberikan informasi mengenai waspada HIV dan AIDS kepada para anak muda serta masyarakat luas karena Kabupaten TTU berada di urutan kelima penderita terbanyak HIV di Provinsi NTT.

"Karena memang kita di Kabupaten TTU masih berada di urutan kelima di NTT. Dan kita memang berada di wilayah kristis karena berada di wilayah perbatasan dengan Timor Leste dan kota Kefamenanu," ungkapnya.

Karena kasus HIV dan AIDS di Kabupaten TTU sangat tinggi, kata dr. Rienarmy, maka KPA Kabupaten TTU berusaha semua pihak komponen masyarakat termasuk anak muda supaya dapat memahami waspada HIV dan AIDS.

"Karena selain melindungi dirinya sendiri dia bisa memberikan masukan karena rate kerja kita untuk ke luar provinsi dan luar negeri termasuk tinggi sehingga dapat meneruskan informasi ini kepada masyarakat," ujarnya.

dr. Rienarmy mengatakan, semua komponen harus bertanggung jawab dalam penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten TTU. Jika hanya menunggu KPA yang berbicara kepada seluruh komponen masyarakat maka tidak akan terjadi penanggulangan.

"Kalau hanya tunggu KPA yang berbicara kepada masyarakat, maka tidak akan jadi. Maka generasi muda yang kita cari supaya mereka dapat meneruskan informasi ini kepada seluruh masyarakat," jelasnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved