Berita Kabupaten TTS

Ini Tujuh Rekomendasi Anak Perempuan Timor Untuk Pemda TTS

Kota Soe Aman Anak Perempuan ini bertujuan untuk mendorong Pemda Kabupaten TTS dalam menciptakan Kota Soe yang aman bagi anak perempuan.

Ini Tujuh Rekomendasi Anak Perempuan Timor Untuk Pemda TTS
POS KUPANG/DION KOTA
Perwakilan Yayasan Plan Internasional Indonesia ‎sedang memberikan rekomendasi anak perempuan Timor kepada PEMDA TTS yang diterima Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Eirene Ina Dwika Ate. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM|SOE -– Yayasan, Plan Internasional Indonesia menggelar kegiatan kampanye hari anak perempuan internasional tingkat Kabupaten TTS yang digelar di aula Hotel Bahagia II, Sabtu ( 13/10/2018) pagi.

Kegiatan yang mengambil tema Kota Soe Aman Anak Perempuan ini bertujuan untuk mendorong Pemda Kabupaten TTS dalam menciptakan Kota Soe yang aman bagi anak perempuan.

Oleh sebab itu, Yayasan Plan Internasional Indonesia menitipkan tujuh rekomendasi anak Timor kepada Pemda TTS agar menjadi perhatian Pemda TTS guna menciptakan ‎kota Soe yang aman bagi anak perempuan.

Baca: Dharma Wanita Persatuan Flores Timur Gelar Rapat Kerja Daerah Tahun 2018

Baca: 35 Calon Anggota KPU NTT Sudah Selesai Tes Psikologi

Baca: Dharma Wanita Persatuan Flores Timur Gelar Rapat Kerja Daerah Tahun 2018

Baca: Kades Oematnunu Siapkan Lahan Satu Hektar untuk Tanam Kelor

Tujuh rekomendasi tersebut di antaranya, Timor tanpa kekerasan terhadap anak perempuan, Timor tanpa pekerja anak perempuan, Timor tanpa perkawinan anak perempuan, Anak perempuan Timor wajib sekola 12 tahun, Pelayanan kesehatan yang layak bagi anak perempuan yang hamil, Timor tanpa pelecehan seksual terhadap anak perempuan dan Timor bebas perdagangan anak perempuan.

" Lewat tujuh rekomendasi ini, tidak hanya menciptakan kota Soe yang aman bagi anak perempuan saja, tetapi juga memberikan jaminan agar anak perempuan mendapatkan kesetaraan dengan anak laki-laki. Anak perempuan harus diberikan kesempatan yang sama dengan anak laki, mulai dari pendidikan, kesehatan termaksud dalam pengambilan keputusan," ungkap Yanawati Sinaga, Direktur operasional Yayasan Plan Internasional Indonesia.

Dengan memberikan perlakuan yang setara antara anak laki-laki dan perempuan lanjut Yanawati, akan memberikan kesempatan bagi anak-anak perempuan untuk berkembang dan berkarir sama dengan anak laki-laki. Jika perempuan sudah mampu berdaya, maka akan berdampak besar bagi ekonomi keluarga, masyarakat dan negara.

" Perempuan juga ingin berkontribusi bagi daerah dan bangsa ini. Oleh sebab itu, berilah kesetaraan bagi anak-anak perempuan.Berilah perempuan kesempatan yang sama dengan anak laki-laki. Maka perempuan akan menunjukan jika perempuan juga mampu menjadi pemimpin bagi daerah dan bangsa ini," tegasnya.

Pantauan pos kupang, kegiatan kampanye hari anak perempuan internasional ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Eirene Ina Dwika Ate. Dalam kegitan ini juga dihadiri perwakilan murid-murid dari sekolah tingkat SMP dan SMA tingkat Kabupaten TTS. Kegiatan ini dimeriahkan oleh aksi puisi, tarian dan bank yang ditampilkan oleh anak-anak asli Kabupaten TTS (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved